Zeolit

Posted: Maret 2, 2011 in rocks N' minerals
Tag:, ,

1.  PENDAHULUAN

Zeolit alam merupakan senyawa alumina-silikat terhidrasi yang secara fisik dan kimia memiliki daya sebagai bahan penyerap (adsorpsi), penukar kation, dan katalis.

Di Indonesia, zeolit baru sekitar 10 tahun dikenal untuk diusahakan dan dimanfaatkan. Untuk itu, penelitian dan pengembangan ter-hadap mineral zeolit untuk ber-bagai keperluan masih berlanjut. Di negara Eropa, Amerika Serikat, dan Jepang, zeolit telah digunakan secara luas di sektor pertanian, peternakan, perikanan, industri manufaktur, dan konstruksi.

2.  GEOLOGI

2.1.     Mula Jadi

Mineral-mineral yang termasuk dalam grup zeolit pada umumnya dijumpai dalam batuan tufa yang terbentuk dari hasil sedimentasi debu vulkanik setelah mengalami proses alterasi.

Secara geologi, endapan zeolit terbentuk karena proses sedimentasi debu vulkanik pada lingkungan danau yang bersifat alkali (air asin), proses disgenetik (metamorfosa tingkat rendah), dan proses didrotermal.

a. Endapan sedimen vulkanik

Endapan jenis ini dicirikan oleh zona mineralogi secara lateral akibat perubahan komposisi air danau, yaitu mulai dari indikasi debu vulkanik yang tidak teralterasi dan tersingkap pada batas cekungan danau, diikuti oleh zona zeolit non-analsimik, dan akhirnya terbentuk zona natrium felspar ditengah cekungan. Strukturnya sangat sederhana, dengan ketebalan hingga beberapa meter. Daerah penyebaran cukup luas dan mempunyai konsentrasi tinggi untuk jenis mineral zeolit tertentu.

Secara umum, dijumpai di daerah yang bersifat asam dan kering, yang terdapat mineral klinoptilolit, erionit, khabazit, dan fillipsit.

b. Endapan Zeolit yang Berasal dari Hasil alterasi Air Tanah

Endapan jenis ini dicirikan oleh lapisan tufa zeolitik yang tebal. Zona zeolitik yang terbentuk lebih bersifat vertical disebabkan oleh perubahan komposisi kimia sebagai akibat dari reaksi air tanah.

Ketebalan endapan ini dapat mencapai ratusan meter. Mineral yang pada umumnya dijumpai adalah klinoptilolit dan mordenit.

c. Endapan Zeolit Jenis Diagenetik

Endapan jenis ini dicirikan oleh perlapisan sampai ratusan meter dengan pola sebaran sangat luas, namun kandungan mineral zeolit sangat rendah.

Ciri lain jenis endapan ini adalah struktur geologi yang komplek, sebagai akibat proses tektonik. Endapan zeolit ini mengandung mineral heulandit dan laumontit.

d. Endapan Zeolit Hidrothermal

Endapan zeolit jenis ini dicirikan oleh zona mineralisasi klinoptilolit dan morderit pada daerah intrusi yang terdangkal dan terdingin.

Meskipun endapan zeolit jenis ini mempunyai kadar yang tinggi, keterdapatannya di alam sangat terbatas, sehingga kurang begitu ekonomis untuk ditambang.

2.2 Mineralogi

Zeolit alam merupakan senyawa alumino-silikat terhidrasi, dengan unsur untama yang terdiri dari kation alkali dan alkali tanah. Senyawa ini berstruktur tiga dimensi dan mempunyai pori yang dapat diisi oleh molekul air. Rumus empiris zeolit alam adalah :

M2/nO.Al2O3. x (SiO2).yH2O; dengan

M     : kation alkali atau alkali tanah,

n      : valensi kation,

x      : suatu harga dari 2 – 10

y      : suatu harga dari 2 – 7

Sebagai contoh, formula unit sel dari klinoptilolit merupakan mineral zeolit paling umum dijumpai, yaitu :

(Na, K)2O.Al2O3.10SiO2.8H2O

atau dapat ditulis :

(Na3K3)(Al6Si30O72).24H2O

Ion Na+ dan K+ merupakan kation yang dapat dipertukarkan, sedangkan atom Al dan Si merupakan struktur kation dan oksigen akan membentuk struktur tetrahedron pada zeolit. Molekul-molekul air yang terdapat dalam zeolit merupakan molekul yang mudah lepas.

Zeolit alam terbentuk dari reaksi antara batuan tufa asam berbutir halus dan bersifat rhyiolitik dengan air pori atau air meteorik.

Komponen utama pembangunan struktur zeolit adalah struktur bangun primer (SiO4)4- yang mampu membentuk struktur tiga dimensi. Muatan listrik yang dimiliki oleh kerangka zeolit, baik yang terdapat dipermukaan maupun di dalam pori menyebabkan zeolit dapat berperan sebagai penukar kation, penyerap, dan katalis.

Pori-pori terbentuk dengan cara pengusiran air pada pemanasan di atas 100 oC. Keadaaan itu memungkinkan zeolit dapat penyerap molekul-molekul yang bergaris tengah lebih kecil dari pori-pori zeolit tersebut. Kandungan air yang terperangkap dalam rongga zeolit biasanya antara 10 – 35 %.

Perbandingan antara atom Si dan Al yang bervariasi akan menghasilkan banyak jenis atau spesies zeolit yang terdapat di alam. Sampai saat ini telah ditemukan lebih dari 50 jenis zeolit. Namun mineral pembentuk zeolit terbesar hanya ada sembilan jenis, yaitu analsim, khabazit, klinoptilolit, erionit, mordenit, ferrierit, heulandit, laumontit, dan fillipsit (Tabel 1).

Di Indonesia, jenis mineral zeolit yang terbanyak adalah klinoptilolit dan mordenit.

Struktur kristal zeolit membentuk suatu kerangka tetrahedron berantai dalam bentuk tiga dimensi. Pada kristal zeolit, kedudukan atom pusat tetrahedron ditempati oleh atom Si dan Al, sedangkan atom-atom oksigen berada pada sudut-sudutnya.

Kedudukan atom Al dalam posisi tetrahedron perlu tambahan muatan positif sebagai penetral muatan listrik, seperti kation logam alkali atau alkali tanah. Keadaan itu menyebabkan zeolit dapat bersifat sebagai penukar kation. Sementara pori-pori yang tedapat di dalam struktur kristal zeolit diisi oleh molekul air. Pada umumnya pori-pori tersebut mencapai 20 – 30% dari total volume kristal.

Struktur kristal zeolit mempunyai sifat hidrofoik serta memperlihatkan sifat afinitas yang sangat kuat terhadap molekul air. Dengan demikian semua aplikasi penyerapan dan reaksi-reaksi lainnya memerlukan proses dehidrasi terlebih dahulu untuk mencapai kondisi bebas air. Perlu diketahui bahwa semua proses penyerapan, katalis dan penukaran kation terjadi di dalam struktur kristal zeolit ini.

Secara garis besar, struktur zeolit dibangun dalam tiga bagian utama, yaitu  (Gambar 1) :

  • Unit bangun primer (TO4), yaitu tetrahedro dari empat oksigen dengan atom pusat tetrahedra (T) adalah Si4+ dan Al 3+. Semua atom oksigen mengambil bagian di antara dua tetrahedra, (TO2)n.
  • Unit bangun sekunder, yaitu susunan tetrahedra yang membentuk cincin, seperti cincin tunggal berbentuk lingkar empat, enam, delapan atau berbentuk kubus serta cincin ganda lingkar empat, prisma heksagonal atau gabungan dari dua cincin lingkar empat.
  • Polihedra besar yang simetri dan tersusun atas kudung oktahedra, 11 hedra atau unit ganelimit.

2.3 Cadangan Zeolit di Indonesia

Indikasi adanya endapan di berbagai tempat yang telah diketahui, secara umum dijumpai pada sebaran batuan berumur tersier.

Beberapa daerah di Indonesia yang diperkirakan mempunyai cadangan zeolit sangat besar dan berpotensi untuk dikembangkan, yaitu Jawa Barat dan Lampung. Daerah potensi zeolit ini dapat dilihat pada Lampiran A.

Di Indonesia mutu bentonit pada setiap lokasi berbeda-beda (Tabel  2).

 

3.  PERTAMBANGAN

3.1 Penambangan

Secara umum, penambangan zeolit dilakukan secara tambang terbuka. Peralatan yang digunakan dapat yang  sederhana hingga mekanis, tergantung kepada kapasitas produksi (skala menengah ke atas), penggalian zeolit dengan cara pemboran dan peledakan tidak dapat dihindari, mengingat kekerasan zeolit cukup tinggi.

Tahap penambangan zeolit terdiri atas :

  • Pengupasan tanah penutup.
    • Penggalian zeolit, manual atau dengan pemboran dan peledakan.
    • Pemuatan.
    • Pengangkutan.

Produk tambang zeolit berukuran 20 – 30 cm, atau sesuai dengan mesin peremuk utama yang digunakan.

3.2 Pengolahan

Pengolahan zeolit dilakukan dalam dua tahapan, yaitu pengecilan ukuran dan proses aktivasi (Gambar 2).

a. Pengecilan Ukuran

Pengecilan ukuran dilakukan melalui beberapa tingkatan, yaitu mulai dari peremukan (crushing) sampai dengan penggerusan (grinding).

Tahapan ini adalah untuk memperoleh ukuran produk sesuai dengan tujuan pemanfatan. Produk yang dihasilkan dapat secara langsung digunakan (bidang pertanian dan peternakan) atau diproses aktivasi terlebih dahulu.

Tingkatan dan peralatan yang digunakan dalam tahap pengecilan ukuran adalah :

Peremukan :

  • Crusher dan screen (ayakan).
    • Ukuran produk 3 cm.

b. Aktivasi

Proses aktivasi bertujuan untuk meningkatkan sifat-sifat khusus zeolit dengan membuang unsur pengotor yang terdapat di dalam zeolit. Ada dua cara yang digunakan dalam proses aktivasi zeolit, yaitu pemanasan dan kimia.

Pemanasan

Pemanasan dilakukan dalam suatu tungku putar (rotary kiln) dengan menggunakan hembusan udara panas pada suhu 200 – 400oC anatar 2-3 jam, tergantung kandungan unsur pengotor, serta stabilitas zeolit terhadap panas.

Stabilitas ini dipengaruhi oleh jenis mineral zeolit yang terkandung, atau rasio atom Si dan Al (Tabel 5). Baca entri selengkapnya »

just kidding

Posted: November 30, 2010 in intermezo
Tag:, , ,

Burung beo ajaib

Suatu hari, ada seorang wanita yg ingin pergi ke kantor!!!
setiap hari ia selalu melewati rumah besar yg mempunyai burung beo!!
akan tetapi setiap wanita melewati rumah besar itu, burung beo tersebut bisa menebak warna CD yg dipakai oleh wanita tersebut!!

Pada hari 1
Beo : CD kuning, CD kuning, CD kuning.
wanita itu pun terkejut dan tidak menggubris ya, dan menggangap hanya kebetulan

pada hari 2
Beo : CD merah, CD merah, CD merah
wanita itu pun terkejut lagi dan kebingungan dan masih menganggap ya hanya kebetulan!!!!

pada hari 3
Beo : CD pink, CD pink, CD pink
akhir ya wanita itu pun penasaran akan kemampuan burung beo ini yg bisa melihat CD wanita yg lewat, keesokan hari ya iya mempunyai rencana!!!

pada hari 4
Beo : Keriting, Keriting, Keriting (Maksud ya wanita ini gk pakai CD)
akhir ya wanita itu pun perccaya 100% klo beo tersebut bisa melihat CD wanita!!!

akhir ya wanita itu pun tidak lewat Rumah besar itu lagi, krn tkut malu warna CD ya disebut sebut!!!

 

Suami bertato

Pada malam pertama sehabis pernikahan sang istri membuka baju sang suami dilihat dadanya ada tatto bertuliskan REEBOK dan dipaha bertuliskan NIKE sang suami menjelaskan itu masa kontrak ku pada sang produser agar aku tak lupa.

Setelah semua terlepas sang istri melihat di anunya tertulis AIDS langsung sang istri marah namun langsung di jelaskan pada suaminya terus coba kau panjangkan dulu anuku dan terlihat tulisan ADIDAS langsung tak marah lagi.

 

Cerita si Budi

Ada suatu hari anak kota bermain bola melawan anak kampung.lalu anak kota kalah dan berkata “ngentod lo!”.
anak kampung berkata “apaan tuh?”.anak kota berkata lagi “tanya mak lo”.anak kampung bertanya “mak,ngentod apaan?”.kata emak”pergi!”.keesokan harinya anak kota kalah lgi dan berkata “memek lo”.lalu anak kampung bertanya lgi “apaan memek?”. anak kota berkata “tanya tuh mak lo”.lalu anak kampun nanya lgi ke emak “mak,memek apaan?”
kata emak “piring”.lalu besoknya anak kota kalah dan berkata kwontol. anak kampung bingung lgi dan bertanya ke emak.”mak,kwontol apa?”.kata emak”tongkat”. kemudian budi(si anak kampung)bertemu pak ustad.lalu menyapanya”pak ustad mau ngentod kemana?”.pak ustad berkata”budi! mana emak mu?”.”lgi nyuci memek pak!”.keesokan harinya! karena budi pramuka jdi harus bawa tongkat.nah gurunya bertanya “budi mana tongkat kmu?”.”

 

Janda, perawan, dan politikus

Anggap saja dia susi, dia seorang “Janda” yang sudah 3 kali kimpoi-cerai, kemudian dia memeriksa ke dokter kandungan. dan Waktu dokter mau periksa dalam, terjadi percakapan.

susi : “Hati-hati periksanya ya dok, saya masih ‘perawan’ lho …!”

Dokter: “Lho? Katanya ibu sudah kimpoi-cerai 3 kali, mana bisa masih perawan …?”

susi : “Gini lho dok, eks suami saya yang pertama ternyata impoten.”

Dokter: “Oh gitu, tapi suami ibu yang ke-2 gak impoten kan?”

susi : “Betul dok, cuma dia gay, jadi saya gak diapa-apain sama dia.”

Dokter: “Lalu suami ibu yang ke-3 gak impoten dan bukan gay kan?”

susi : “Betul dok, tapi ternyata dia itu orang ‘partai politik’….”

Dokter: “Lalu apa hubungannya dengan keperawanan ibu …?”

susi : “Dia cuma janji-janji saja dok, ‘gak pernah direalisasikan!!!”

Dokter: “?!?!?!?!????”

 

Beo kurang ajar

Ada seorang Haji sebut saja (Haji Mi’un) mempunyai seekor beo yang suka ngomong porno. Pada suatu hari Haji Mi’un ingin
melakukan sex dengan istrinya dan memberitahu ke Beonya kalau ada tamu tolong diterima.
Tidak lama berselang datang Ustad bertamu ke dan bertanya kepada Beo.
Ustad : “Beo, Haji mana?
Beo : “Sedang ngent**,
Ustad berang dan kesal, ini beonya Haji kok ngomongnya porno, dan dengan kesal Ustad bertanya lagi,
Ustad : “Beo, Haji mana?
Beo : “Ngent**”
Ustad kesal dan mengambil sebilah pisau, dia memotong moncongnya beo, sehingga Beo tidak bisa bicara lagi. Ustad kembali bertanya,
Ustad : “Beo, Haji mana?
Beo : (Karena beo tidak bisa bicara lagi, dia menggerakkan pantatnya maju mundur seperti orang ngent**).

 

Jagung rebus

Pada suatu hari ada sepasang kekasih yg Bernama Susi dan Budi sedang bermesraan di taman….

Susi: “Besar ya bang!!”

Budi: “Ya gitu lah.. pegang lah ,dek”

Susi: “Wah..! Besar banget ya bang??! , Ku pegang dan Ku buka ya Bang”

Budi: “Buka la dek , hanya untuk adek seorang nih”

Susi: “Ihhh… banyak ya rambutnya bang”

Budi: “iyaa dek, lupa abang cabuti rambutnya , isap dulu ujungnya ya dek..
biar terasa enaknya..”

Susi: “hmmmph…hmmmphh…hmmmphh… enak banget bang..”

Budi: “Gigit laa dek”

Susi: “iya Bang, ehm.. Enak ya bang?”

Budi: “yaa enak la dek”
” sudah puas kan adek makan jagung rebus nya?”

 

Dokter dan pasien

Pasien ini, seorang wanita cantik dan sexy memeriksakan kesehatannya pada
seorang dokter. Di ruang praktek itu, hanya ada mereka berdua. Karena
lama ditinggal istrinya dan melihat seorang wanita menggiurkan
dihadapannya, dokter itu segera melupakan kode etik kedokterannya.
Sang dokter menyuruh pasien yang cantik ini untuk menanggalkan seluruh
pakaian. Lalu tangannya mulai meraba-raba memeriksa seluruh tubuh si
pasien, dan pasien pun memang cuek saja..
Dokter mulai meraba punggung, perut dan paha..
Dokter : Anda tahu, apa yang sedang saya lakukan?
Pasien : Ya, Anda sedang memeriksa abnormal dermatologikal.
Dokter : Ya, itu benar..
Dokter melanjutkan dengan meremas-remas payudara si pasien..
Dokter : Anda tahu, apa yang sedang saya lakukan?
Pasien : Ya, Anda sedang berusaha mendeteksi kanker payudara
Dokter : Wow, itu benar juga..
Karena sudah tak dapat menguasai diri, si dokter lantas membuka semua
pakaiannya. Dan dengan penuh nafsu, dokter itu mulai menindih pasien..
Dokter : Nah, Anda tahu apa yang sedang saya lakukan?

Pasien : Ya, anda sedang meng-instal virus HIV ke tubuh anda..

 

Mira dan Mila (BB++)

Pagi-pagi di sebuah apotek di suatu daerah, datanglah seorang Ibu muda berpenampilan modis bernama Mira. Ibu Mira ini memiliki suami yang bekerja di luar kota dan cukup jarang pulang. Dengan maksud untuk menyenangkan suaminya yang siang itu akan pulang, beliau berniat membeli obat perangsang untuk dirinya supaya bisa bertahan lama “perang” dengan suaminya yang cukup hebat dalam ber”perang” itu. Setelah memesan obat yang diinginkan, beliau pun duduk di bangku tunggu untuk menunggu gilirannya mengambil obat. Namun belum lama duduk, ternyata beliau baru sadar kalau dompetnya kosong, dan kebetulan Apotek tersebut hanya melayani pembayaran cash, akhirnya Ibu Mira memutuskan keluar sebentar untuk mengambil uang di ATM terdekat.

Selang beberapa waktu, masuk lagi seorang Ibu muda yang berpenampilan sederhana bernama Mila. Ibu Mila kebetulan sudah dari sekitar seharian kemarin mengalami diare, hampir setiap 10 menit beliau berkunjung ke WC untuk setoran alias BAB. Setelah memesan obat untuk mengatasi diarenya, Ibu Mila pun duduk di bangku antrian untuk menunggu namanya dipanggil oleh sang apoteker.

Tak begitu lama Ibu Mila menunggu, terdengar suara sang apoteker

Apoteker = “Ibu Mila ! Obat sudah siap !”

Karena merasa itu adalah gilirannya, beliau yang memang sudah menahan sakit perut segera mengambil plastik berisi obat yang diberikan, membayarnya, bahkan langsung memakan obat tersebut dengan tujuan menghilangkan sakit perut yang sedang ia rasakan, dan kemudian segera pergi meninggalkan apotek itu.

Bersamaan dengan Ibu Mila keluar, Ibu Mira pun masuk ke dalam apotek. Segera setelah itu kembali terdengar suara sang apoteker.

Apoteker = “Ibu Mila ! Obat sudah siap !”

Karena merasa tidak ada orang lain di ruang tunggu selain dirinya, Ibu Mira pun mendekati sang apoteker.

Apoteker = “Ibu, obatnya diminum 1x sehali saja ya. Diminumnya sesudah salapan. Diusahakan jangan minum minuman sepelti silop, kopi, atau susu dulu.”

Setelah mengambil plastik berisi obat dari sang apoteker, Ibu Mira mengecek obat yang diberikan. Tertulis di plastik obatnya nama Ibu Mila.

Ibu Mira = “Mas, nama saya Mira bukan Mila ! Lagipula yang saya pesan obat perangsang, bukan obat mengatasi diare !”

 

Seperti buah melon

Di sebuah Simposium seorang Profesor Ginekologi mengejutkan para peserta dengan pertanyaannya : “Saya pernah menemukan pasien saya yang memiliki vagina seperti buah melon.”

Teman sejawatnya langsung mengangkat tangan dan mengajukan keberatannya : “Bahwa dalam kasus-kasus tertentu kita dapat menjumpai vagina dengan bentuk dan ukuran yang berbeda, tentulah dapat sama-sama kita terima. Namun menurut saya selalu mengada-ngada bila Anda mengatakan pernah menemukan vagina dengan bentuk dan sebesar buah melon.”

“Lho, siapa yang berbicara tentang bentuk dan ukuran?” jawab Profesor tadi.

“Saya berbicara tentang rasa!”

 

Kisah 3 gadis

suatu hari, anak Bu Aminah yang paling bungsu sekaligus dimanja, Atun datang menghadap ibundanya..

Atun: mak, ane sama Bang Tojib udah kebelet mau nikah ni mak

mendangar hal itu Bu Aminah senang sekaligus bingung

Bu Aminah: Wah, emak sih setuju2 aje Atun nikah.. tapi gimana tuh sm kakak2 kamu yang belom nikah? kan gak enak ngelangkahin Atun punya kakak..

Atun: Yaudah deh mak, kan kemaren si Siti sama Titin udah ada calonnya tuh yang kemaren dateng.. nikahnya sekalian ajah ya mak.. Biar sekalian ngehemat biaya nikahan mak..

kemudian bu Aminah berpikir sejenak dan menyetujui usul si Atun
2 hari kemudian anak2 bu Aminah menikah pada hari yang sama
Pada malam harinya, bu Aminah yang penasaran ingin tahu bagaimana ‘malam pertama’ anak2nya itu mengendap2 dan menguping dari luar kamar tiap2 anaknya

Yang pertama kamarnya si Siti
Siti:  #*%^@*&@#*@ masukin mas  &@&^!&#… Gubrak 3x…

Bu Aminah: wah malem yang seru(dalem ati)

kemudian giliran si Titin nih yang bu Aminah dengerin suaranya dari depan pintunya

Titin: ayo mas, kita lakuin yang kayak di pilem2 gitu pake gaya
$@$!$^!&#!*# that’s good… ayo mang TAREK seng DALEM

Bu Aminah: aduh, jadi kangen sama Akang dulu, coba akang masih ada

dan tibalah saatnya si bungsu yang didengerin sama bu Aminah


….
…..
……
…….
………

Bu Aminah: kok kagak ada suaranye..
ah udalah udh malem.. mending tidur

paginye si bu Aminah penasaran sama anak2nye.. nah ditanyain dah tuh satu2

Bu Aminah: eh Siti, gimane rasanye malem pertama?

Siti: wah seru mak.. Mang Ijo udah kayak pemaen gulat yang ada di tipi2 gitu mak.. kayak smek don.. jurus silatnye juga ga kalah hebat sama ane punya

Bu Aminah puas dengan jawaban si Siti
Bu Aminah: kalo kamu Tin gimana???

Titin: gile mak, ane disontok2 udah kayak di dipilem2 bule gitu nyak.. seru banget deh mak pokoknye

nah giliran si Atun yang dari kemaren bikin Bu Aminah penasaran
Bu Aminah: kalo kamu tun? Kok emak kemaren gak denger suara kamu dari luar pintu????

Atun dengan rada malu2 menjawab:  yah emak, gimana Atun mau bersuara, orang ‘pipit’nya mas Tojib ada di mulut ane mulu semaleman

 

Seks dan kegunaanya

1. Studi menunjukkan bahwa ketika wanita bercinta, mereka memproduksi hormon estrogen dua kali lipat, yang membuat rambut mereka berkilau dan kulit mereka lebih halus. (Tak perlu beli shampo!)

2. Hubungan intim yang lembut dan rileks mengurangi resiko terkena dermatitis, mengurangi jerawat dan membuat kulit bercahaya. (Tak perlu pembersih muka!)

3. Seks juga membakar kalori yang telah disantap sebelumnya, misalnya dalam acara makan malam yang romantis. (Tak perlu ikut program pelangsingan tubuh!)

4. Seks merupakan olahraga yang paling aman, karena meregangkan dan menggerakkan seluruh otot-otot tubuh. Dan tentu saja, jauh lebih asyik, ketimbang berenang 20 kali bolak-balik. (Tak perlu ikut klub olahraga!)

5. Frustasi atau depresi ringan? Para ahli mengatakan bahwa seks adalah ‘obat’ instan untuk menyembuhkan kedua hal itu. Sebab, seks membuat tubuh melepas endorfin kedalam aliran darah, yang kemudian memproduksi rasa eforia. Hasilnya, anda merasa diri anda menjadi lebih komplet. (Tak perlu beli BMW!)

6. Lebih banyak seks yang anda lakukan, lebih banyak lagi kenikmatan yang akan anda tawarkan kepada pasangan. Tubuh yang aktif secara seksual, memberi zat kimia yang disebut feromon. Ini adalah aroma yang akan membuat lawan jenis anda tergila-gila. (Tak perlu pergi ke dukun!)

7. Seks adalah ‘obat penenang’ teraman di dunia. Konon, efektivitasnya 10 kali lebih baik ketimbang valium. (Tak perlu beli obat penenang!).

8. Berciuman setiap hari juga akan membuat anda tak perlu sering-sering berkunjung ke dokter gigi. Berciuman membuat ludah mencuci bekas-bekas makanan dan mengurangi kadar asam yang mengakibatkan pembusukan, serta mencegah penumpukan plak. (Tak perlu beli obat kumur!)

9. Sakit kepala juga bisa dihilangkan oleh seks yang nikmat. Sesi-sesi percintaan akan melepas ketegangan yang menghalangi beredarnya darah di otak. (Tak perlu beli obat sakit kepala!)

10. Kegunaan seks yang terakhir adalah sebagai antihistamin. Seks akan membantu memerangi asma dan demam. (Tak perlu beli tabung oksigen!)

 

http://ceritalucu.org/category/cerita-lucu-dewasa/

santai bro…

Posted: November 30, 2010 in intermezo
Tag:, ,

Tips Naik TAXI

1. Saat menyetop, periksa jumlah roda saat Anda nyetop taxi. Pastikan jumlahnya 4, kalau cuma 3 berarti Anda naik bajaj.
2. Periksa juga jumlah kursinya, kalau jumlahnya banyak, berarti Anda naik Metromini.
…3. Sebutkan tujuan Anda dengan benar untuk menghindari supir taxi membawa Anda ke rumahnya. (Jangan seenak udelnya sendiri sebab belum tentu udel Anda enak).
4. Jangan malu untuk bertanya karena malu bertanya sesat di jalan. Tapi jangan terlalu banyak bertanya nanti malu-maluin, karena besar kemaluan susah berjalan.
5. Sama pak supir jangan terlalu galak nanti diusir, jangan pula terlalu baik nanti ditaksir.
6. Jika Anda sendirian duduklah di belakang supir, jangan duduk di pangkuan
supir karena selain mengganggu pandangan ‘bagian lain’ si supir akan turut terganggu
7. Perhatikan selalu argometer. Pastikan tulisannya argometer, jangan sampe tulisannya argo bromo atau argo gede (karena kesalahan ini amat fatal dan membuat Anda makin jauh dari tujuan).
8. Yakinkan diri Anda bahwa Anda sudah duduk di dalam taxi itu sebelum taxinya jalan, karena kalau tidak, jangan-jangan Anda masih duduk di halte bus, dan belum terbawa oleh taxi itu.
9. Jangan lompat ke luar taxi selagi taxi itu berlari kencang. Itu akan sangat membahayakan orang lain.
10. Jangan pernah tertidur di dalam perjalanan dengan taxi, untuk menghindari
supir taxi menagih tarif taxi plus tarif sewa kamar….=))

 

Kenapa Indonesia tidak  maju maju

Bertahun-tahun, gue heran kenapa sih Indonesia “Kagak maju-2″ meski
sudah merdeka 54 tahun. Tapi sekarang … gue sudah
tahu alasannya, berdasarkan data statistik :
1. Jumlah penduduk Indonesia ada 237 juta. 104 juta diantaranya adalah
para pensiunan. Jadi yang kerja cuma 133 juta.
2. Jumlah pelajar dan mahasiswa adalah 85 juta. Jadi tinggal 48 juta
orang yang kerja.
3. Yang kerja buat pemerintah pusat jadi pegawai negeri ada 29 juta.
Jadi tinggal 19 juta yang kerja.
4. Ada 4 juta yang jadi ABRI dan polisi. Jadi tinggal 15 juta yang
kerja.
5. Ada lagi yang kerja di pemerintahan daerah dan departemen2
jumlahnya 14,800,000. Jadi sisanya tinggal 200,000.
6. Yang sakit dan dirawat di Rumah Sakit di seluruh Indonesia ada
188,000. Jadi sisa 12,000 orang saja yang kerja.
7. Ada 11,998 orang yang dipenjara. Jadi tinggal sisa dua orang saja
yang masih bisa kerja. Siapa mereka ??? Yaa… tentu saja GUE sama ELU
! Tapi kan…ELU ‘kan lagi main-2 dengan E-MAIL. Jadi tinggal GUE
SENDIRI YANG KERJA!!!!!!! Pantes dech kalau begini Indonesia kagak
maju-maju….

 

Beda bahasa indo dengan melay…

INDONESIA : Kementerian Hukum dan HAM
MALAYSIA : Kementerian Tuduh Menuduh

INDONESIA : Kementerian Agama
MALAYSIA : Kementerian Tak Berdosa

INDONESIA : Angkatan Darat
MALAYSIA : Laskar Hentak-Hentak Bumi

INDONESIA : Angkatan Udara
MALAYSIA : Laskar Angin-Angin

INDONESIA : “Pasukaaan bubar jalan !!!”
MALAYSIA :”Pasukaaan cerai berai !!!”

INDONESIA : Merayap
MALAYSIA : Bersetubuh dengan bumi

INDONESIA : rumah sakit bersalin
MALAYSIA : hospital korban lelaki

INDONESIA : telepon selular
MALAYSIA : talipon bimbit

INDONESIA : Pasukan terjung payung
MALAYSIA : Aska begayut

INDONESIA : belok kiri, belok kanan
MALAYSIA : pusing kiri, pusing kanan

INDONESIA : Departemen Pertanian
MALAYSIA : Departemen Cucuk Tanam

Author: Humor | Filed under: Kata – Kata yang Lucu

 

Interesting Facts!

1. Gak ada orang yang bisa menjilat sikunya sendiri
2. Orang-orang bilang “Bless you” saat bersin, karena saat bersin jantung kita berhenti seperseribu detik
3. Memakai headphones selama sejam akan menambah bakteri di telinga sebanyak 700 kali
4. Air panas lebih berat dari air dingin
5. Burung unta bisa berlari lebih cepat dari kuda dan pria dapat mengaum seperti singa
6. Lebih dari 75% orang yang membaca trit ini mencoba untuk menjilat sikunya
7. Seseorang bisa hidup tanpa makan selama sebulan, tapi hanya seminggu tanpa air
8. Komik Donald Duck tidak diizinkan untuk beredar di Finlandia karena Donald gak pake celana

9. Leonardo da Vinci menciptakan gunting
10.Tidak ada kata di kamus yang berima seperti : orange, purple, dan silver!
11. Lebih dari 50% orang yang membaca trit ini akan melepaskan headphonesnya (atau setidaknya mencoba untuk tidak menggunakannya selama sejam)

12.Makan permen karet saat memotong bawang dapat mencegahmu untuk menangis

13.Adolf Hitler adalah VEGETARIAN
14.Wanita mengedipkan matanya 2 kali lebih sering dari pria
15.Warna asli Coca Cola HIJAU jika tidak diberi pewarna
16.Bulan yang diawali dengan hari Minggu selalu punya “Jumat tanggal 13″
17.Setiap tahun lebih banyak orang yang meninggal karena LEBAH daripada ULAR
18.Lumba-lumba tidur dengan 1 mata terbuka
19.Burung hantu adalah satu-satunya burung yang bisa melihat warna biru
20.Gak mungkin kita bisa bersin dengan mata terbuka
21.Mata burung unta lebih besar dari otaknya
22.Jika kamu teriak selama 8 tahun 7 bulan dan 6 hari kamu bisa memproduksi cukup tenaga untuk memanaskan secangkir kopi
23.Otot terkuat di tubuh manusia adalah lidah
24.Bintang laut gak punya otak, makanya Patrick itu bodoh

25.Beruang kutub itu kidal
26.Kebanyakan mimpi waktunya cuma 5-20 menit
27.Kelelawar selalu belok ke kiri kalau keluar dari gua
28.Di India, orang sah-sah aja kimpoi sama anjing
29.Rambut manusia dan kuku jari tangan selalu tumbuh bahkan kalau orang itu udah mati
30.Titanic itu adalah kapal pertama yang menggunakan sinyal SOS
31.Tulang lebih kuat dari beberapa baja
32.Kalo kita tidur di kamar yg dingin, lebih banyak kemungkinan kita bisa mimpi buruk
33.Semua kerang terlahir jantan. Kerang dapat berubah jenis kelamin menjadi betina, tapi cuma sekali, dan gak bisa berubah lagi ke jantan.
34.Jerapah gak punya pita suara
35.Monalisa ternyata ga punya alis. Soalnya ga punya alis lagi ngetren di jaman Kebangkitan Florence
36.Anjing adalah yg pertama ke luar angkasa. Domba,bebek,dan ayam jantan adalah yg pertama naik balon udara

37.Dinosaurus gak ada yg makan rumput, soalnya belom ada rumput jaman itu
38.Jutaan pohon gak sengaja ketanam oleh tupai, yg menyembunyikan kacang dan lupa tempat persembunyiannya
39.Zebra itu putih dengan garis hitam
40.Darah mamalia merah, serangga kuning, dan lobster biru
41.Bahasa Inggris lebih banyak digunakan orang Cina daripada orang Amerika Serikat
42.Walt Disney takut sama tikus (nah yg ini ane bener2  )
43.Kura-kura bisa bernapas lewat pantatnya
44.Thomas Edison takut sama kegelapan
45.England lebih kecil dari New England
46.Winston Churchill (tokoh Inggris) lahir di toilet wanita
47.Salju kotor meleleh lebih cepat dari salju bersih
48.Pria bisa membaca tulisan yg lebih kecil, Wanita bisa mendengar lebih baik

49.Kita lupa 80% dari apa yg sudah kita pelajari tiap hari (percuma ane belajar gan )
50.Jika ditanya untuk menyebutkan warna, 3 dari 5 orang akan bilang merah
51.Nama lengkap Barbie: Barbara Millicent Roberts
52.Kursi elektrik diciptakan oleh dokter gigi
53.Tinggi kita saat pagi lebih 1 cm dari sore hari
54.Semua bayi buta warna saat lahir
55.Semut gak pernah tidur
56.Burung Albatros bisa tidur saat terbang
57.Gak mungkin bunuh diri dengan cara menahan napas
58.Plastik kecil yg ada di ujung tali sepatu namanya AGLET
59.Gigi berang-berang sangat tajam makanya orang Amerika asli sekali memakainya sebagai mata pisau
60.Burung pelatuk dapat mematuk 20 kali dalam 1 detik

Author: Humor | Filed under: Kata – Kata yang Lucu

 

Sifat lelaki dilihat dari pipisnya

Ternyata sifat2 para pria bisa dilihat dari cara mereka pipis berikut adalah sifat2 lelaki yang dilihat dari cara pipisnya Cekidot gan!!

* Lelaki Biasa: Masuk ke toilet, ternyata penuh, keluar lagi dan pipis di balik pohon.
* Lelaki Gaul : Selalu ikut temen-temennya ke toilet, walaupun dia tidak ingin pipis.
* Lelaki Malu-maluin : Pipis di celana.
* Lelaki Suka Melamun : Membuka kancing leher kemeja, mengeluarkan dasinya, lalu pipis dicelana.
* Lelaki Efisien: Meskipun sudah waktunya pipis, tapi ditahan dulu sampai kebelet buangair besar, baru kemudian melakukan keduanya dalam satu waktu yang sama.
* Lelaki Pemabuk : Jempol kiri dipegang dengan tangan kanan, lalu pipis di celana.
* Lelaki Palsu : Pipis di toilet cewek !
* Lelaki Pelit : Pipisnya sehari setetes
* Lelaki Edan : Makai celana yang abis dipipisin.
* Lelaki Sarap : Pakai celana yang habis dipipisin, tapi dicium dulu, kali-kali aja baunya sudah jadi bau.
* Lelaki Kreatif : Kalau pipis kakinya diangkat satu …
* Lelaki Irit : Kagak pernah pipis seumur-umur.
* Lelaki Funky : Pipis di tempat umum.
* Lelaki Sial : Maunya pipis air, yang keluar malah nanah
* Lelaki Enjoy : Pipis sambil merem-melek.
*Lelaki Pelari : Pipisnya sambil lari2
* Lelaki Moody : Biasa pake pampers …hehehe …
* Lelaki Kurang Ajar : Lagi pipis … eh kentut … pura-pura cuek lagi !
* Lelaki Buta Huruf : Uda jelas di pintu ada tulisan “WOMEN” … eh … masih masuk n pipisin disitu juga.
* Lelaki Turunan Kucing : Nggak bisa liat barang baru, diendus-endus, trus dipipisin.
* Lelaki Sabar : Nungguin air cebok gak keluar- keluar, manteeeng aja di urinoir.
* Lelaki Hip-hop : Pipis sambil kejang-kejang breakdance.
* Lelaki Pembenci : Sesudah pipis trus ngeludahin pipisnya.
* Lelaki Ramah : Ngajak ngobrol sambil pipis, sampe temennya nggak bisa pipis.
* Lelaki Pelupa : Sudah pipis, keluar toilet, buru- buru balik lagi, karena masih pingin pipis beberapa tetes lagi.
* Lelaki Dermawan : Pipis di WC Umum, pipisnya nggak keluar, tapi tetep bayar.
* Lelaki Gaya : Pipisnya sambil tangan yang satu tolak pinggang.
* Lelaki Arogan : Pipisnya sambil tangan dua- duanya tolak pinggang.
* Lelaki Komunikatif : Pipis sambil ketik SMS.
* Lelaki Sibuk : Selalu nunggu sampe kebelet bangeeet …, trus terbirit-birit ke toilet.
* Lelaki Belum Dewasa : Pipisnya belum bisa lempeng.
* Lelaki Romantis : Pipisnya sambil mendesah ahh …
* Lelaki Cuek : Habis pipis, risleting nggak ditutup, celana nggak di kancing.
*Lelaki Dehidrasi : Habis pipis,pipisnya diminum…
*Lelaki Merangsang : Bukannya pipis malah masturbasi
* Lelaki Cool : Pipis di kulkas.
* Lelaki Licik : Pipis di dalam kolam renang.
* Lelaki Berani : Pipisin kolam renang dari atas pinggir kolam.
* Lelaki Hangat : Pipis deket kompor.
* Lelaki Buaya : Pipis sambil tengkurep.
* Lelaki Hati-hati : Pipisnya dikeluarin pelan-pelan (takut bunyi).
* Lelaki Tukang Nyontek : Kalo pipis di toilet umum, suka liatin punya tetangganya.
* Lelaki Sia-sia : Pas kebelet pipis, buru-buru lari ke toilet, belum sempet buka celana udah pipis di celana duluan.
* Lelaki Penghibur : Kalo pipis sambil bersiul ato menyanyi.
* Lelaki Ilmuwan : Tiap kali pipis, sebagian pipisnya selalu disisihkan sebagai sampel untuk diteliti.
* Lelaki Sensitif : Baru minum sedikit udah kebelet pipis.
* Lelaki Boros : Minum sedikit, pipisnya banyak.
* Lelaki Petualang : Pipis pagi di bogor, pipis siang di Jakarta, pipis malam di Bandung.
*Lelaki Brensek : Pipis bukan arahnya ke closet malah ke tetangga sebelahnya
* Lelaki Percaya diri : Suka “mipisin” isteri tetangga.
* Lelaki Pebisnis : Pipisnya dijadikan pupuk trus dijual
* Lelaki Pemimpi : Mimpi kebelet pipis & dikeluarin bener-bener di tempat tidur
* Lelaki enggak ada kerjaan : Pipis sambil baca postingan ini….

go to……  http://ceritalucu.org/category/kata-kata-yang-lucu/

PENDAHULUAN

Marmer umumnya tersusun oleh mineral kalsit dengan kandungan mineral minor lainya adalah kuarsa, mika, klhorit, tremolit, dan silikat lainnya seperti graphit, hematit, dan limonit. Nilai komersil marmer bergantung kepada warna dan tekstur.  Marmer yang berkualitas sangat tinggi adalah berwarna putih sangat jernih, sebab kandungan kalsitnya lebih besar dari 90 %. Marmer yang berwarna abu-abu dihasilkan dari kandungan grapit pada batuan tersebut, pink dan merah akibat adanya kandungan hematit,  kuning dan krem sebagai pengaruh dari kandungan limonit.  Marmerpun dicirikan pula oleh gores  arah jarus dan lapisan grapit atau silikat gelapnya. Berdasarkan besar butirnya, tekstur berkisar dari halus hingga kasar.  Sifat sifat lainnya yang berpengaruh terhadap kualitas marmer adalah porositas, kekuatan regangan dan kekuatan terhadap cuaca.

Marmer merupakan bahan galian yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat luas, bahkan cukup gencar pula muncul ke permukaan yang menimbulkan sensasi pencarian marmer yang dapat tembus cahaya dengan harga penawaran sangat menggiurkan, walaupun hanya sebatas orang-per orang dan diliputi misteri, hobi dan aspek mistik lainnya.

Sebagai bahan galian yang mempunyai nilai jual tinggi karena rona yang sangat indah, artistik, dan aspek kuat tekan dan geser yang tinggi menjadikan bahan galian ini mempunyai pangsa pasar yang  relatif tinggi hingga pada pasar menengah.

Penggunaan marmer biasanya untuk meja, tegel, hiasan dinding, pelengkapan rumah tangga sepeti guci, lampu hias dan lain sebagainya. Untuk tegel, dinding dan meja memerlukan diameter yang besar dan kualitas yang sangat baik dalam artian sedikit sekali adanya retakan dan kandungan minerl bijihnya, sehingga akan menimbulkan kesan dingin walaupun kenas sinar matahari sekalipun.

Sejak zaman dahulu kala marmer sudah memiliki pasar yang baik, sehingga perburuan ke lokasi-lokasi penghasil marmerpun cukup tinggi. Italia merupakan negara pengahsil marmer yang sangat terkenal di dunia, walaupun pada kenyataannya bahanbaku marmer itu sendiri bukan asli dari Italia tetapi dari negara-negara lainnya yang dimasukan terlebih dahulu ke Italia. Marmer dari luar tersebut diproses terlebih dahulu di Intalia yang kemudian dikemas sedmikian rupa dan dipasarkan dengan merek Italia.

Pasar marmer atau batu pualam yang sempat kandas saat krisis melanda kini mulai membaik. Meski dari kualitas pengolahan marmer lokal masih kalah dengan polesan produk impor, namun dari sisi penjualan marmer lokal lebih baik.

Produk lokal dengan impor memang tidak beda jauh seperti dari segi ornamen. Namun, harga marmer lokal lebih murah dibanding dengan yang impor. Oleh karena itu rata-rata konsumen menyukai produk lokal karena selain lebih murah ornamen yang disuguhkan juga hampir sama.  Jika belum cukup jeli, sulit untuk membedakan antara marmer lokal dan impor. Pada umumnya marmer lokal berwarna terang, sedangkan yang impor warnanya agak gelap, seperti warna coklat. Tetapi, tidak berarti seluruh marmer impor berwarna gelap. Karena marmer yang asal Cina juga memiliki warna yang hampir sama dengan marmer lokal, seperti warna krem.

Secara fisik akan nampak jelas dari aspek pori-porinya, dimana marmer impor memiliki pori-pori yang rapat sedangkan marmer lokal kurang rapat. untuk mengetahui pori-pori marmer tersebut rapat atau tidakcukup dengan menyiramkan air pada bagian atas marmer, dan jika meninggalkan bekas basah walau telah dilap dengan kain kering, berarti pori-pori marmer tersebut besar (Mega Sari, Kompas, 2002).

2.    GEOLOGI

2.1  Mula Jadi

Marmer atau dikenal pula dengan sebutan batu pualam merupakan batuan hasil proses metamorfosa atau malihan dari batuan asalnya yaitu batukapur. Pengaruh temperatur dan tekanan yang dihasilkan oleh gaya endogen kan menyebabkan terjadinya kristalisasi kembali pada batuan tersebut membentuk berbagai foliasi mapun non foliasi.

Akibat rekristalisasi tersebut akan menghilangkan struktur asal batuan tersebut tetapi akan membentuk tekstur baru, keteraturan butir. Pembentuk mineral ini di Indonesia yang sudah ditemukan adalah sekitar 30 – 60 juta tahun yang lalu atau berumur Kwarter hingga Tersier.

2.2. Potensi:

Marmer akan selalu berasosiasi keberadaanya dengan batugamping. Setiap ada batu marmer akan selalu ada batugamping, walaupun tidak setiap ada batugamping akan ada marmer.  Karena keberadaan marmer berhubungan dengan proses gaya endogen yang mempengaruhinya baik berupa tekan maupun perubahan temperatur yang tinggi. Di Indonesia penyebaran marmer tersebut cukup banyak, seperti dapat dilihat pada Tabel 2.1.

3.  PERTAMBANGAN

Untuk mengetahui besarnya cadangan suatu tubuh marmer maka biasanya dilakukan eksplorasi geofisika agar diketahui baik penyebaran horizontal maupun vertikal, kemudian dbuat sumur uji dan pemboran untuk mengetahui  ketebalan lapisan. Untuk mengetahui kualitas marmer di suatu lokasi maka diambil sampel yang diuji di laboratorium baik fisika maupun kimia, secara mikroskopis.

Sebelum keluar teknologi baru,  penambangan marmer dilakukan dengan 2 tahapan yaitu:

  • Land clearing (pengupasan), yaitu kegiatan pengupasan lapisan tanah dengan menggunakan buldozer dan ekskavator menggali tanah yang menutupi tubuh batuan guna menyiapkan kegiatan penambangan
  • Kegiatan produksi, yaitu proses pemolaan, pemboran, pemahatan, dan seleksi tiap blok dan mengangkutnya ke lokasi pengolahan selanjutnya.

Biasanya pemboran dilakukan dengan mengebor vertikal sampai kedalaman 110 cm pada sisi pan jang dengan ukuran 260 cm dan sisi lebar (mendatar) sebesar 135 cm (Asril Riyanto, 1994). Sedangkan pemahatan mendatar dimaksudkan untuk melepas blok dengan ukuran standar 260 x 110 x 135 cm. Kegiatan tersebut dibantu dengan alat angkat/tarik, alat dorong serta alat angkut. Setelah muncul teknologi baru yaitu dengan menggunakan alat pengerat bermata diamond, maka segala kegiatan eksploitasi dilakukan di lokasi marmer tersebut berada. Untuk tahap awal dilakukan pemolaan diameter batu yang akan dibelah dan dipotong, selanjutnya dibor sampai kedalam tertentu lalu dilakukan pengeratan tersebut.

Pengolahan merupakan proses kegiatan memperhalus produk hingga menjadi produk yang siap dipasrkan. Adapaun kegiatan tersebut adalah sebagai berikut:

Untuk yang masih menggunakan teknologi lama maka blok batu pualam berukuran ( 260 x 100 x 135 ) cm  digergaji menjadi lempengan-lempengan denganketebalan rata-rata 2 cm.

Lempengan batu pualam tersebut kemudian dipotong menjadi barang setengah jadi, sesuai ukuran-ukuran standar pesanan

Barang setengah jadi tersebut kemudian digerinda dua tahap dan kemudian disempurnakan atau ditambal da dipoles pada lapisan-lapisan yang berlubang hingga akan dihasilkan marmer yang mengkilap.

4. KEGUNAAN

Penggunaan marmer atau batu pualam tersebut biasa dikategorikan kepada dua penampilan yaitu tipe ordinario dan tipe staturio. Tipe ordinario biasanya digunakan untuk  pembuatan tempat mandi, meja-meja toilt, lanati, dinding dan sebagainya, sedangka tipe staturio sering dipakai untuk seni pahat dan patung (Asril, 1994).

 

5. PERKEMBANGAN DAN ROSPEK

Marmer pada saat ini masih merupakan barang  mewah, kecuali untuk  ukuran yang kecil-kecil sebagai souvenir. Marmer atau batu pualam yang mengkilap biasanya dijadikan salah satu ciri fisik kemewahan sebuah bangunan dan rumah. Kemewahan marmer belum ada yang menandingi karena kualitasnya yang baik dibandingkan produk lantai atau dinding dari bahan lain.

Dilihat dari sisi pembiayaan, membuat lantai dari marmer harus menyiapkan dana yang tidak sedikit. Hanya orang yang memiliki dana berlebih saja yang mampu membelinya, guna menghiasi gedung atau rumah mewah mereka.

Perkembangan yang sangat mencolok adalah dari segi penambangannya, karena saat ini telah lebih simple yaitu dengan menggunakan teknologi  mutakhir. Sedangkan prospek ke depan untuk marmer masih dalam pangsa pasar yang masih terbatas di kalangan menengah samapai kalangan atas, kecuali hanya untuk souvenir yang kecil – kecil saja masih dapat dijangkau oleh kalangan menengah ke bawah.

Beberapa perusahaan yang bergerak di bidang eksploitasi marmer adalah PT. Dwi Tunggal Marmer Indah, PT. Gramer, PT. Multi Marmer Alam, PT. Pusaka Marmer Indahraya, PT. Citatah Marble, PT. Gramaron

Beberapa lokasi tambang marmer sudah dieksploitasi, misalnya daerah Citatah di Jawa Barat oleh PT. Kurnia, PT. Bakri Prima Moramo telah  meeksploitasi tahap uji coba di Kecamatan Moramo Kendari, Kec, Wolo, Kecamatan Kasusua, dam Pulau Kbaena Buton dengan kapasitas produksi tambang  90 m3/bulan dan kapasitas pabrik = 1.500 m2/bulan.

PT Citatah Tbk (dikenal dengan PT Citatah Industri Marmer Tbk) bergerak dalam bidang penambangan dan prosesing marmer, yang beroperasi di Citatah dan Sukabumi (Jawa Barat) dan Maros dan Pangkep (Sulawesi Selatan).

Anak perusahaan PT Quarindah Ekamaju Marmer (QEM), yang diakuisisi pada bulan Januari 1996, yang mengelola pabrik Pangkep, sedangkan dua anak perusahaan penjual lainnya Quarindah Citatah (Malaysia) Sdn. Bhd di Kuala Lumpur dan UGM Citatah Inc., Amerika Serikat yang mengelola penjualan di pasar utama regional dan Amerika Serikat.

PT. Citatah telah melakukan eksploitasi di Pangkep Sulawesi Selatan dengan kapasitas terpasang pada tahun 2000 adalah 480.000 meter persegi, ubin 960.000 m2. Sedangkan di Bandung Jawa Barat produk lempengan sebesar 60.000 m2, dan ubin 300.000 m2, di Karawang, Jawa Barat sebanyak 396.000 m2 lempengan tiap tahun.

Pada tahun 1998 kapasitas pabrik di perusahaan mencapai 425,000 m2 termasuk 223,000 m2 lempengan dan 202,000 m2 ubin. Pabrik kedua dibangun di Pangkep untuk melengkapi enam pemotongan ubin pararel dan line penggosok, sedangkan pabrik yang asli disusun kembali kedalam dua line prosesing lempengan. Dengan kapasitas output 130,000 per bulan. Pangkep saat ini merupakan pusat produksi utama bagi perusahaan.

Perkembangan harga marmer di Indonesia, baik yang berasal dari lokasl maupun impor adal marmer lokal yang berasal dari Bandung, Tulung Agung, Bandar Lampung, dan Ujung Pandang, untuk tiap meter perseginya dijual dengan kisaran harga Rp 150.000 – Rp 250.000. Sementara produk impor, yang berasal dari Italia, Cina, India, dan Benua Afrika dijual dengan harga termurah Rp 400.000 per m2 dan tertinggi adalah di atas Rp 1 juta, tergantung pada motifnya serta kehalusan proses pemolesan akhir.

Untuk perbandingan harga marmer tersebut dapat dilhat seperti pada Tabel 4.1 di bawah ini:

Tabel 4.1 Harga Daftar Marmer Per Meter Persegi

———————————————
Nama                             Harga
————————————————-
Lokal
Milano                             Rp 475.000
Mosaic Torano                 Rp 375.000
Mosaic Bologna                Rp 350.000
Catona                            Rp 150.000
Fucco                              Rp 150.000
Diamond Black                Rp 425.000
Misty Grey                      Rp 300.000
Moca Cream                    Rp 450.000
Empired Red                    Rp 600.000
Brecia Damascati             Rp 725.000

Impor
Verde Patricia (Italia)       Rp 450.000
Fantasi Pink (Cina)           Rp 350.000
Parket Antiquewood         Rp 2.000.000

(Italia)
————————————————-
Sumber: Pinangsia, Kompas Cyber Media, 2002

Produksi marmer tidak secara jelas  muncul, tetapi hanya beberap perusahaan saja yang sudah melakukan kegiatan eksploitasinya seperti telah dibahas di atas yaitu adalah PT. Dwi Tunggal Marmer Indah, PT. Gramer, PT. Multi Marmer Alam, PT. Pusaka Marmer Indahraya, PT. Citatah Marble, PT. Gramaron.

Dari Tabel 4.2 dapat dilihat bahwa Impor marmer pada atahun 1997 berkisar 40 ribu ton yang menurun drastis sekitar 24 % menjadi hanya 9,6 ribu ton , begitupula pada tahun 199 hanya menjadi 3,2 ribu ton. Hal ini akibat kondisi perekonomian Indonesia sehingga sangat mempengaruhi tingkat konsumsi material impor karena dari segi harga tentunya sangat tinggi dengan perubahan nilai tukar rupiah terhdap dolar. Tetapi pada tahun 2000 hingga 2002 impor akan marmer kembali meningkat walaupun masih sekitar 50 % dari angka impor tahun 1997.

Kondisi demikian juga mempengaruhi pada tingkat konsumsi marmer tersebut, dan ada peningkatan pada tahun 1998, para konsumen beralaih sementara pada produk domestik tetapi pada tahun 1999 kembali turun hingga tahun 2002 hanya menjadi 14,3 ribu ton.

Ekspor bahan marmer tercatat di BPS sebagai ekspor barang tambang dan industri yakni pada tahun 200 ekspornya berupa kermamik dan marmer sekitar 596 ton , tetapi turun menjadi 561 ton dan 579 pad atahun 2001 dan 2002. Sedangkan ekspor berupa granit dan marmer adalah sebanyak 28,7 ton  pada tahun 2000 tetapi turun pada tahun 2001 walaupun pad atahun 2002 kembali naik menjadi 28,4 ton.

 

Marmer atau dikenal pula dengan sebutan batu pualam merupakan batuan hasil proses metamorfosa atau malihan dari batuan asalnya yaitu batukapur. Pengaruh temperatur dan tekanan yang dihasilkan oleh gaya endogen kan menyebabkan terjadinya kristalisasi kembali pada batuan tersebut membentuk berbagai foliasi mapun non foliasi.

Perusahaan yang sudah bergerak dibidang marmer adalah PT. Dwi Tunggal Marmer Indah, PT. Gramer, PT. Multi Marmer Alam, PT. Pusaka Marmer Indahraya, PT. Citatah Marble, PT. Gramaron dan masih ada yang belum tercatat.

Impor marmer mengalami penu-runan drastis ejak tahun 1998 akibat dari krisis moneter di Indonesia, dan konsumen beralih ke produk domestik.

 

DAFTAR PUSTAKA

  1. Asril Riyanto, 1994, Batu Pualam (Marmer), Bahan Galian Industri) Direktorat Jenderal Pertambangan Umum, Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral, B.30.94.
  2. Alamanda Gemilang, Alamanda Granit  & Marble, 1998, PT. Alamanda Gemilang, Jakarta, http://www.kompas.com/gayahidup/news/0204/29/22537.htm.
  3. Tushadi, 1990. Bahan Galian Industri Indonesia, Direktorat Sumberdaya Mineral, Direktorat Jenderal Geologi dan Sumberdaya Mineral, Bandung.
  4. Pinangsia, Gaya Hidup dan Hiburan, 2002, Kompas Cyber Media.
  5. Puslitbang Teknologi Mineral, Buletin Statistik Komoditi Mineral Indonesia  Nomor 28 tahun 2001, Bandung: Proyek Pengembangan Manajemen Sumber Daya.
  6. Badan Pusat Statistik, Ekspor dan Impor Non Migas Utama Menurut Sektor, http://www. dperin.go.id/ind/ statistic/e_isic.asp

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bentonit

Posted: November 30, 2010 in rocks N' minerals
Tag:, , , ,

PENDAHULUAN

Potensi endapan bentonit di Indonesia cukup besar dan tersebar di beberapa lokasi, yaitu di Pulau Jawa dan Sumatera dengan jumlah cadangan lebih dari 380 juta ton.

Berdasarkan sifat kimianya, bentonit dibedakan menjadi dua, yaitu sodium (Na) dan Calsium (Ca) bentonit. Pemakai utama Na-bentonit adalah untuk lumpur bor dalam kegiatan pemboran. Sementa- ra Ca-bentonit dipakai sebagai penyerap (penjernih) di industri minyak goreng.

Salah satu indikator kenaikan produksi Ca-bentonit dapat dtunjukkan oleh produksi minyak goreng. Hampir di atas 70 % dari total konsumsi digunakan dalam industri ini.  Untuk Na-bentonit jumlah pemakaian banyak tergantung kepada eksplorasi minyak bumi dan gas.

GEOLOGI DAN PERTAMBANGAN

Mula Jadi

Secara umum, mula-jadi endapan bentonit ada empat macam, yaitu hasil pelapukan, hydrothermal, transformasi, dan sedimentasi.

Endapan hasil pelapukan;

Faktor pembentukan endapan ben-tonit hasil pelapukan adalah kondisi komposisi mineral batuan, komposisi kimia dari air, dan daya lalu air pada batuan asal. Yang terakhir ini dapat dikemukakan sebagai : iklim, berbagai relief dan tumbuh-tumbuhan yang berada di atas batuan.

Pembentukan bentonit hasil pelapukan adalah akibat reaksi antara ion-ion hidrogen (H+) dalam air tanah dengan senyawa silikat. Ion H+ tersebut berasal dari asam karbon akibat pembusukan zat-zat organik di dalam tanah.

Mineral penting saat pembentukan lempung adalah plagioklas, kalium-feldspar, biotit, muskovit, sedikit kandungan senyawa alumina dan ferro- magnesia. Plagioklas sangat reaktif, berjumlah banyak dan sumber utama dari kation dan silika dalam air tanah.

Larutan hydrotermal

Larutan hydrotermal merupakan larutan bersifat asam dengan kandungan klorida, belerang, karbon dioksida dan silika. Komposisi larutan berubah karena ada reaksi dengan batuan gamping menjadi larutan alkali yang bersifat basa, lalu terbawa keluar dan akan tetap bertahan selama unsur alkali dan alkali tanah tetap terbentuk akibat penguraian batuan asal.

Pada alterasi hydrotermal relatif lemah, mineral-mineral asal menentukan hasil alterasi tersebut. Pada alterasi sangat lemah, mineral-mineral yang kaya dengan unsur magnesium cenderung membentuk klorit. Pada alterasi lemah, adanya unsur alkali dan alkali tanah akan membentuk monmorilonit kecuali kalium, mika, feromagnesia dan feldspar. Monmorillonit terjadi karena adanya unsur magnesium.

Endapan transformasi

Endapan bentonit hasil transformasi/ devitrifikasi debu gunung api terjadi dengan sempurna apabila debu diendapkan di dalam cekungan seperti danau atau laut. Mineral gelas gunung api lambat laun akan mengalami devitrifikasi.

Endapan sedimen

Monmorilonit bisa juga terjadi sebagai endapan sedimen dalam kondisi basa (alkalin). Mineral hasil sedimentasi terbentuk dalam cekungan dan bersifat basa dan tidak berasosiasi dengan tufa, seperti atapulgit, sepiolit, mon-morillonit, karbonat, silika pipih, fosfat laut dan sebagainya. Lingkungan ini banyak mengandung larutan silika yang terendapkan dalam bentuk flint, kristobalit, atau senyawa alumunium dan magnesium.

Secara umum, Ca-bentonit terjadi dari alterasi mineral dalam batuan beku dan metamorfik yang biasanya ter-dapat dekat dengan permukaan. Hal ini disebabkan ion Na+ dalam lempung bentonit bersifat tidak mantap dan mudah diganti oleh ion Ca+, dan juga ion H+ pada tingkat pelapukan selanjutnya. Sebaliknya, Keberadaan Na-bentonit di daerah tropis hanya dijumpai pada tempat dalam yang mengalami proses pelapukannya tidak berkepanjangan.

Mineralogi

Bentonit adalah istilah lempung mon-morillonit dalam dunia perdagangan dan termasuk kelompok dioktohedral. Penamaan jenis lempung tergantung dari penemu atau peneliti, misal ahli geologi, mineralogi, mineral industri dan lain-lain.

Dalam keadaan awal, Na-bentonit berkemampuan tinggi untuk menyerap warna dan dapat ditingkatkan lagi dengan melalui proses pengolahan dan pemanasan.

Bentonit dapat dibagi menjadi 2 golongan berdasarkan kandungan alu-munium silikat hydrous, yaitu activated clay dan fuller’s Earth. Activated clay adalah lempung yang kurang memiliki daya pemucat, tetapi daya pemucatnya dapat ditingkatkan melalui pengolahan tertentu. Sementara itu, fuller’s earth digunakan di dalam fulling atau pembersih bahan wool dari lemak. Berdasarkan tipenya, bentonit dibagi menjadi dua, yaitu : Baca entri selengkapnya »

Felspar

Posted: November 30, 2010 in rocks N' minerals
Tag:, ,

Kata felspar diserap dari feldspar yang menurut Deer dkk (1966) berasal dari dua kata dalam bahasa Swedia: feldt atau fält yang berarti medan dan spath yang bermakna pecahan batuan dalam batuan granit.  Pengertian spar lebih diperjelas lagi oleh Castle dan Gilson (1960) yang mengutip istilah spat dalam bahasa Jerman dan mengacu kepada setiap mineral transparan atau translusen berkarakter bidang belah.  Pada awalnya istilah spar digunakan untuk menamakan setiap mineral selain dari felspar itu sendiri seperti kepada barit, kalsit dan fluorit (Rogers dan Neal, 1975).  Sebagai contoh istilah barium felspar – walaupun jarang dan tidak mempunyai nilai ekonomis – adalah benar; dalam hal ini pengertian felspar untuk keperluan komersial hanya mengacu kepada 3 mineral silikat yang mempunyai formula K3AlSi3O8 (ortoklas atau mikroklin), NaAlSi3O8 (albit) dan CaAl2Si2O8 (anortit).  Dua yang terahir adalah mineral-mineral yang termasuk ke dalam kelompok plagioklas.  Di alam ketiganya hampir tidak ditemukan dalam bentuk murni tetapi terdapat bersamaan secara melimpah.

Sebagai bahan galian industri yang banyak dipakai oleh industri keramik dan gelas/kaca, pemenuhan kebutuhan felspar di Indonesia sebagian besar masih dipasok oleh felspar impor walaupun potensi endapan felspar di Indonesia cukup berarti.  Kualitas yang rendah menjadi kendala bagi pemenuhan di industri di atas. Upaya mengurangi ketergantungan terhadap felspar impor sudah merupakan suatu keharusan, mengingat saat ini krisis ekonomi sedang melanda Indonesias.  Salah satu cara adalah dengan meningkatkan kualitas felspar yang ada menjadi layak konsumsi seperti felspar Bojonegoro cocok untuk bodi keramik, tapi tidak cocok untuk glasur.  Dalam hal ini pengolahan felspar Indonesia harus  mengacu kepada jenis dan karakteristik endapan felspar itu sendiri yang cenderung bervariasi (Ardha, 1993).

GEOLOGI

Mineral pembentuk batuan dibedakan atas mineral mafik dan felsik; yang pertama mengacu kepada mineral-mineral feromagnesian berupa mineral-mineral silikat mengandung unsur besi (Fe) dan atau magnesium (Mg) sebagai unsur dominan. Mineral mafik dikelompokkan menjadi olivin, hipersten, augit, hornblende, dan biotit.  Warna mineral-mineral tersebut umumnya gelap (hijau gelap, coklat atau hitam).  Felsik (akronim dari felspar – silika) digunakan untuk mineral-mineral silikat berwarna lebih terang seperti kuarsa, felspar dan felspatoid.  Batuan yang mempunyai komposisi mineral mafik lebih dominan disebut batuan basa sebaliknya bila komposisi mineral felsik lebih abnyak di sebut batuan asam, sedangkan batuan dengan komposisi mineral mafik dan felsik seimbang digolongkan ke dalam batuan intermedien


Mula Jadi

Terbentuk dari proses kristalisasi magma, felspar biasanya berasosiasi dengan batuan granitis dan metamorfis, paling umum dijumpai pada korok pegmatis.  Pegmatit yang mempunyai nilai komersial umumnya mempunyai bentuk seperti lensa dengan panjang bervariasi dari 0,3 sampai 1500 m.  Karena terbentuk langsung dari proses kristalisasi magma, jenis felspar ini disebut felspar primer, berukuran kasar dan terdapat berasosiasi dengan kuarsa.  Kehadiran kuarsa ini bersifat pengotor yang harus dipisahkan pada saat pengolahan. Untuk keperluan komersial, felspar primer harus mempunyai kadar alkali total (K2O + Na2O) > 10%.

Selain felspar primer, terdapat pula jenis lain yang digolongkan ke dalam felspar diagenetis dan aluvial. Kedua jenis felspar di atas adalah felspar sekunder.  Yang pertama terbentuk karena proses diagenesis sedimen piroklastik halus asam yang terendapkan dalam lingkungan air lakustrin, yang berasosiasi dengan cekungan sedimen tersier, umumnya endapan bentonit atau zeoilit, felspar diagenetis mempunyai kadar alkali total (K2O + Na2O) relatif rendah (5%). Felspar aluvial terjadi sebagai akibat rombakan batuan granit dan batuan asam lainnya.  Kadar alkali total berkisar antara 5- 10%. Kedua jenis felspar banyak terkandung mineral ikutan, seperti mika, hematit, tourmalin, garnet dan kuarsa (Hardjatmo dkk, 1992).     


Mineralogi

Sebagai mineral silikat pembentuk batuan, felspar mempunyai kerangka struktur tektosilikat yang menunjukkan 4 (empat) atom oksigen dalam struktur tetrahedra SiO2 yang dipakai juga oleh struktur tetrahedra lainnya.  Kondisi ini menghasilkan kisi-kisi kristal seimbang terutama bila ada kation-kation lain yang masuk ke dalam struktur tersebut seperti penggantian silikon oleh aluminium.

 

Terlepas dari bentuk strukturnya, apakah triklin atau monoklin, felspar secara kimiawi dibagi menjadi empat kelompok mineral yaitu kalium felspar (KAlSi3O8), natrium felspar (NaAlSi3O8), kalsium felspar (CaAl2Si2O8) dan barium felspar (Ba Al2Si2O8) sedangkan secara mineralogi felspar dikelompokkan menjadi plagioklas dan K-felspar.  Plagioklas merupakan seri yang menerus suatu larutan padat tersusun dari variasi komposisi natrium felspar dan kalsium felspar.

Kelompok felspar mempunyai struktur kristal triklin, terdiri dari Na-plagioklas murni (albit, disingkat Ab) sampai Ca-plagioklas murni (anortit, disingkat An).  Whiten dan Brooks (1972) secara diagram mengelompokkan plagioklas sebagai berikut:

 

Plagioklas felspar hampir selalu memperlihatkan kenampakan melidah yang kembar (lamellar twinning) bila sayatan tipis mineral tersebut dilihat  secara mikroskopis.  Sifat optis yang progresif sejalan dengan berubahnya komposisi mineralogi memudahkan dalam identifikasi mineral-mineral felspar yang termasuk ke dalam kelompok plagioklas tersebut.  Na-plagioklas banyak ditemukan dalam batuan kaya unsur alkali (granit, sienit).  Andesin dan oligoklas terdapat pada batuan intermediate seperti diorit sedangkan labradorit, bitownit dan anortit biasanya sebagai komponen batuan basa (gabro) dan anortosit.

Mineral yang termasuk kelompok K-felspar diklasifikasikan berdasarkan suhu ristalisasinya, mulai dari sanidin (suhu tinggi), ortoklas, mikroklin sampai adu-laria (suhu rendah).  Keempat mineral mempunyai rumus kimia sama yaitu KAlSi3O8 dan (terutama) ditemukan pada batuan beku asam seperti granit dan sienit, selain itu ditemukan pula pada batuan metamorfosis dan hasil re-work pada batuan sedimen.

Potensi Endapan

Berbicara mengenai potensi endapan felspar di Indonesia, sebaran material ini terdapat hampir di seluruh negeri dengan bentuk endapan berbeda dari satu daerah dengan daerah yang lain tergantung jenis endapan, primer atau sekunder.

Data dari Direktorat Inventarisasi Sumberdaya Mineral menunjukkan cadangan terukur (proved), tereka (probable) dan terindikasi (possible) masing-masing sebesar 271.693, 11.728 dan 56.561 ribu ton (Lampiran).

PERTAMBANGAN

Letak endapan yang relatif dangkal dari permukaan tanah, penambangan felspar umumnya dilakukan secara tambang terbuka.  Perusahaan dengan investasi terbatas masih menggunakan peralatan gali sederhana (cangkul, linggis, sekop) seperti yang terdapat di daerah Blitar dan Banjarnegara (Ardha, 1995).  Perusahaan yang mempunyai kecukupan modal menambang bahan galian ini dengan peralatan yang relatif modern (backhoe, bulldozer dll.) seperti yang terdapat di daerah Lampung Tengah.

Eksplorasi

Tujuan eksplorasi adalah mencari gambaran daerah yang akan ditambang sebagai panduan agar diperoleh hasil yang optimum dan terarah dengan biaya yang bisa ditekan serendah mungkin.

Kegiatan eksplorasi meliputi pemetaan skala rinci (biasanya 1:1.000), pemboran dan pembuatan sumur uji.  Pemetaan berisi informasi geologi rinci daerah yang akan ditambang termasuk sebaran bahan galian termaksud, lokasi titik-titik bor dan sumur uji sedangkan maksud pemboran adalah untuk mengetahui sebaran felspar secara vertikal dan horizontal dan ketebalan lapisan tanah penutup.  Sama dengan informasi dari pemboran, pembuatan sumur uji juga dimaksudkan untuk mengetahui kondisi sebaran bahan galian yang dikehendaki dan variasi ketebalan tanah penutup.  Pemboran dan pembuatan sumur uji dilakukan tergantung kepada kondisi bahan galian yang akan ditambang.

 

Penambangan

Langkah pertama penambangan felspar dengan metoda tambang terbuka adalah pengupasan lapisan penutup.  Buangan tanah penutup sebaiknya diatur dan ditempatkan sedemikian rupa pada suatu area, tidak bercampur limbah buangan/ batuan lain. Itu dimaksudkan untuk meminimumkan perubahan unsur hara asli sehingga ketika reklamasi (apabila usia tambang telah habis), penanaman-ulang (re-vegetation) bisa berlangsung dengan baik. Penambangan felspar biasanya menggunakan sistem teras (bench system) seperti dilakukan di Desa Nyukangharjo, Kecamatan Padangratu, Kabupaten Lampung Tengah  (Gambar 1). Teras biasanya memiliki ketinggian tiga m sedangkan lebar jenjang sekitar 5 m untuk memperoleh permukaan kerja yang aman dan memudahkan pekerjaan.  Proses penambangan selanjutnya adalah penggalian dan pembongkaran endapan  yang dilanjutkan dengan penyortiran sebelum diangkut ke pelataran penumpukan (stockpile).  Dari tempat penumpukan, felspar dapat langsung dipasarkan atau jika pengusaha tambang mempunyai kecukupan modal usaha, material tersebut diolah terlebih dahulu untuk meninggikan mutu dengan jalan menghilangkan material pengotor yang terkandung di dalamnya.  Material silikat (kuarsa, mineral lempung, mika dll.) dan oksida besi adalah pengotor-pengotor yang biasanya berasosiasi dengan felspar dan dapat menurunkan kualitasnya.

Pengolahan

Tergantung kepada jenis batuan dan industri yang membutuhkannya, felspar dapat diolah secara sederhana atau teknologi yang lebih rumit (Hartono dan Baraba dalam Ardha, 1995). Proses yang sederhana bisa diterapkan untuk mineral felspar yang berukuran relatif kasar, terutama yang berasal dari pegmatit dan (relatif) sedikit mengandung pengotor.  Pengolahan sederhana meliputi pemilahan kristal felspar (dengan tangan) untuk kemudian diremukkan dan dicuci. Pengayakan dilakukan untuk memilah bahan baku sesuai dengan spesifikasi yang dikehendaki oleh konsumen.

Pengolahan felspar yang lebih rumit dilakukan bila felspar terdapat pada atau terjadi dari batuan yang mengalami ubahan (pelapukan, metamorfosa).  Mineral-mineral oksida besi dapat dipisahkan dengan magnet berintensitas tinggi, sementara mineral pengotor lain yang tidak bersifat magnet dan juga mineral magnetis yang lolos (bila ada) dipisahkan secara flotasi setelah melalui proses pengawalanauan (desliming).  Proses flotasi sendiri dibedakan atas flotasi buih (froth flotation) yang efektif untuk partikel berukuran relatif kasar (>10 mesh) dan flotasi kolom untuk partikel berukuran halus (< 10 mesh).

Kedua jenis flotasi, secara selektif memanfaatkan media gelembung udara untuk mengapungkan mineral hidrofobi.  Perbedaannya adalah  kinerja udara, air dan padatan bergerak dalam satu arah pada flotasi buih sedangkan prinsip dasar flotasi kolom adalah memasukkan udara pada bagian dasar kolom sehingga gelembung naik ke permukaan melalui aliran padatan (slurry) yang bergerak ke bawah (counter current). Kondisi ini memperbaiki kinerja efek hidrodinamika yang terjadi pada saat flotasi konvensio-nal sehingga diharapkan perolehan produk yang lebih bersih dengan biaya operasi relatif kecil. Baik flotasi buih maupun kolom, keduanya membutuhkan reagen kimia tertentu untuk kelang-sungan prosesnya seperti pengatur pH, surfactant dan pembuih (frother).

Contoh pengolahan felspar skala pilot plant di Indonesia yang cukup berhasil meningkatkan kualitas felspar dari 5,22 % K2O+Na2O menjadi 22,81% adalah flotasi felspar Banjarnegara yang dilakukan oleh Ardha, dkk. [2], pada 1999 (Gambar 2).

Sayang, kendala modal dari penambang rakyat setempat hanya melakukan proses sampai ke tahap pengayak getar; partikel felspar berukuran +30 mesh langsung dijual ke konsumen sedangkan yang berukuran – 30 mesh sebelum dijual ke konsumen dicuci lebih dahulu.  Pemanfaatan bagan alir ini secara keseluruhan baru bisa terlaksana bila ada penanam modal yang mempunyai dana memadai. Flotasi buih biasa berlangsung pada suasana asam seperti dilakukan di Amerika Serikat, Jepang dan beberapa negara Eropa dengan menambahkan HF pada saat pengkondisian.

Kesadaran lingkungan yang tinggi dan pemikiran ekonomi mendorong para pakar untuk mencari alternatif flotasi pada pH (mendekati) normal tanpa harus menggunakan asam hidrofluor yang beracun dan mahal, seperti yang berhasil dilakukan di Jepang.

KEGUNAAN DAN SPESIFIKASI

Keberadaan felspar dalam kerak bumi cukup melimpah.  Walaupun demikian untuk keperluan komersial dibutuhkan felspar yang memiliki kandungan (K2O + Na2O) > 10%. Selain itu, material pengotor oksida besi, kuarsa, oksida titanium dan pengotor lain yang berasosiasi dengan felspar diusahakan sesedikit mungkin.

Kegunaan

Felspar dari alam setelah diolah dapat dimanfaatkan untuk batu gurinda dan  felspar olahan untuk keperluan industri tertentu. Mineral ikutannya dapat dimanfaatkan untuk keperluan industri lain sesuai spesifikasi yang ditentukan.  Industri keramik halus dan kaca/gelas merupakan dua industri yang paling banyak mengkonsumsi felspar olahan, terutama yang memiliki kandungan K2O tinggi dan CaO rendah. Kegunaan felspar secara lengkap dapat dilihat pada Gambar 3.

Spesifikasi

Sebagai industri yang banyak mengkonsumsi felspar, industri keramik mensyaratkan beberapa hal untuk felspar olahan agar bisa digunakan sebagai tercantum dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) No. 1145 tahun 1984 (Tabel 2).

Untuk pembuatan glasir dengan bahan felspar, tergantung kelasnya yang mengharuskan memiliki kandungan oksida natrium dan besi dalam jumlah tertentu seperti tercantum pada Tabel 3.

Industri kaca/gelas, gelas amber dan kaca lembaran mempunyai spesifikasi tertentu pula yang harus dipenuhi agar produk yang dihasilkan sesuai dengan keinginan pasar seperti yan tercantum pada Tabel 4.

Sebagai komponen batuan granit bersama kuarsa, mika dan mineral aksesori, keindahan mineral felspar dimanfaatkan untuk batu hias (ornament stone).  Keindahan ini akan terlihat bila batuan granit tersebut telah dipotong dalam bentuk lembaran (slab) dan dipoles. Istilah bahwa felspar adalah batu. Dalam hal ini batumulia mungkin muncul dari kondisi ini yang kemudian menjadi salah kaprah.  Felsparnya sendiri dan material lain penyusun granit tetap berperan sebagai mineral bukan batuan, karena mineral ini ternasuk (included) bagian batuan granit, masyarakat awam kemudian menyamaratakan menjadi batuan.


Tabel 2. Spesifikasi felspar untuk keperluan industri keramik halus

 

Jenis industri Komposisi (%)
  K2O+Na2O Fe2O3 maks TiO2 maks CaO maks
Porselen Saniter Gerabah hls. pdt. Gerabah hls. tdk. pdt. 6,0-15,0 6,0-15,0 6,0-15,0 6,0-15,0 0,5 0,7 0,8 1,0 0,3 0,7 – - 0,5 0,5 1,0 -

Sumber : Ardha, 1995, dimodifikasi

Tabel 3. Persyatan bahan baku felspar untuk keperluan industri glasir

 

Glasir kls. Komposisi (%)
  Na2O Fe2O3
1 2 3 4 5 2,00-2,99 3,00-3,99 4,00-4,99 5,00-5,99 6,00-6,99 Maks. 0,3% utk semua kls.

Sumber : Ardha, 1995, dimodifikasi

 

 

Jenis industri Syarat kimia Syarat fisik
  Komposisi oksida (%) Ukuran partikel (%)
  K2O+ Na2O K2O Al2O3 CaO Fe2O3 SiO2 +20 mesh -20 mesh -100 mesh
Gelas Amber Kc. lbr. >11 – - - >10 >10 >17 >18 >18 2 – - 0,1-0,2 0,05 <0,80 68,00-69,99 6 - 1 – - 99,55 – - 25% – -
Tabel 4. Spesifikasi felspar yang diperlukan pada industri gelas/kaca

Sumber : Ardha, 1995, dimodifikasi

 

PERKEMBANGAN DAN PROSPEK

 

Dari segi cadangan,  felspar Indonesia cukup melimpah. Secara keseluruhan cadangan terukur adalah 271.693 ribu ton sedangkan cadangan terindikasi dan tereka masing-masing  sebesar 11.728 ribu ton dan 56.561 ribu ton, sehingga layak untuk dikembangkan.  Walaupun demikian dari segi kualitas, felspar negeri ini masih jauh dibandingkan dengan kualitas felspar impor sehingga sisi teknologi pengolahan perlu mendapat perhatian.


Keekonomian

Potensi, teknologi, pemasokan, permintaan dan perkembangan industri hilir adalah faktor yang harus diperhitungkan bila seseorang akan berusaha di sektor komoditas felspar.  Kajian terhadap faktor-faktor di atas akan berperan dalam penyediaan dana yang diperlukan untuk investasi.  Dalam hal ini dana menyangkut modal tetap dan kerja; yang pertama meliputi tanah, bangunan,mesin dan peralatan, serta kendaraan untuk keperluan operasional lapangan.  Modal kerja diperlukan untuk kelangsungan operasional sehari-hari, meliputi gaji, upah, bahan bakar dan lain-lain.

Beberapa kriteria yang bisa dijadikan indikator keberhasilan pengusahaan material ini adalah net present value (NPV), internal rate of return (IRR) dan payback period (PP).  NPV menghitung selisih antara nilai investasi saat ini dengan nilai penerimaan-penerimaan kas bersih saat ini di masa datang.  Perusahaan di sebut merugi bila nilai NPV negatif.  IRR merupakan tingkat bunga yang menyamakan present value aliran kas yang masuk sedangkan PP diperlukan untuk mengukur seberapa cepat investasi bisa kembali modal.  Di samping ketiga hal di atas, faktor lain yang harus diperhatikan adalah analisis kepekaan, penurunan harga felspar dan kenaikan biaya operasi (Mandalawanto, 2000).

 

Pemasokan dan Permintaan

 

Sejalan dengan berkembangnya industri pemakai felspar yang terus meningkat; kebutuhan dan produksi material di indonesia juga ikut meningkat.  Pada 1995 merupakan puncak perkembangan produksi felspar yang tercatat oleh Biro Pusat statistik ( 50.000 ton).  Sayangnya seiring dengan krisis moneter  yang melanda negeri ini yang dimulai pada 1998, produksi felspar juga ikut menurun seperti terlihat pada Gambar 4,  bahkan untuk era 2000 belum ditemukan lagi data terbaru mengenai komoditi ini yang dibuat oleh Biro Pusat Statistik (Mandalawanto, tidak diterbitkan).

Pengamatan Mandalawanto (2000, tidak diterbitkan) terhadap konsumsi felspar di

Indonesia era 1977 – 1997 menunjukkan gambaran yang berfluktuasi.  Hal ini tercermin dari indikator peningkatan penawaran pada perioda tersebut.    Konsumsi felspar terbesar tercatat pada 1993 (105.380 ton), diserap oleh industri

keramik , porselen, gelas berwarna, kaca lembaran dan industri lainnya.  Sayangnya pemenuhan konsumsi dalam negeri ini – karena keterbatasan teknologi dalam mengolah felspar alam Indonesia sampai kadar tertentu sesuai spesifikasi yang diinginkan – sebagian masih dipasok oleh impor.  Impor felspar – untuk kurun 1977-1997 – meningkat sebesar 17,6%; tercatat sebesar 6.014 ton pada 1997, 84.993 ton pada 1995 dan menurun drastis menjadi 41.408 ton pada 1997 sejalan dengan krisis ekonomi negeri ini. Impor felspar berasal dari Cina, Thailand, Malaysia dan Australia.  Imbas krisis ekonomi di negeri ini terhadap pemakaian felpar terlihat nyata pada 1998 (Gambar 5).  Selama tahun tersebut hanya 38,589,646 Kg felspar yang dikonsumsi oleh industri pemakai material ini di Indonesia. Gejala penurunan sebenarnya sudah mulai terjadi pada 1997 – awal krisis moneter di negeri ini.  Pada 1999, pemakaian felspar sebagai bahan baku mulai nampak meningkat kembali.  Sayangnya tidak ada lagi data yang ditemui dari Biro Pusat Statistik  (BPS) untuk konsumsi pada 2000 – 2002 sehingga belum bisa dilihat apakah menurun kembali atau makin meningkat.  Keterbatasan data juga terjadi untuk sektor impor; yang tercatat di BPS adalah impor felspar untuk 1998 sebesar 92.373,61ton sedangkan pada 1996, 1997, 1998 dan 2000 tidak ada data.

Produksi felspar selama kurun 1993 – 1998 juga tidak terlepas dari imbas krisis moneter negeri ini.  Pada 1993 – 1995, produksi felspar menunjukkan kenaikan dari tahun ke tahun yang kemudian turun drastis pada 1996 menjelang krisis ekonomi yang terjadi pada 1997 bahkan pada 1997 tidak tercatat adanya produksi (Gambar 6).

Pada 1998 tercatat felspar yang diproduksi sebesar 53.063 ton.

Gambar 4.  Data aktual dan estimasi produksi felspar untuk 1977-1997

 

 

 

Gambar 5. Pemakaian felspar di Indonesia dari 1995 – 1999

 

 

 

Gambar 6. Produksi felspar Indonesia dari 1993 – 1998

 

Walaupun angka tersebut menunjukkan hal yang signifikan dibandingkan tahun 1996, seperti halnya data konsumsi, sulit diprediksi apakah tahun 1999 – 2001 produksi felspar akan meningkat atau tidak mengingat sampai saat ini Indonesia belum keluar dari multi krisis yang dihadapinya.  Ada kemungkinan angka yang ditunjukkan pada 1998 merupakan data gabungan antara data 1997 dengan 1998, walaupun untuk 1997 sendiri produksi felspar tidak terdeteksi mungkin karena kecilnya angka tersebut.

Belum adanya laporan secara periodik membuat harga standar felspar di Indonesia belum dapat ditentukan (Mandalawanto, tidak diterbitkan).

Harga biasanya diperoleh dengan membagi nilai konsumsi dengan jumlah tonase konsumsi setiap tahunnya dan ini akan menunjukkan harga beli rata-rata oleh pabrik.  Dalam hal ini, kualitas dan kuantitas felspar yang dibeli dan jarak antar industri pemakai dari pelabuhan impor adalah sebagian faktor yang turut menentukan variasi harga komoditi ini.    Bila berpatokan kepada harga konstan di tahun 1993  terjadi kenaikan rata-rata 10,4 % per tahun. Namun kembali lagi kepada faktor krisis ekonomi neger ini, angka tersebut kemungkinan berubah.

 

Sebagai komoditi yang mempunyai cadangan berlimpah, felspar di Indonesia

mempunyai kesempatan untuk dikembangkan potensinya dengan cara meningkatkan kualitas dan kuantitas produksinya.  Hal ini ditunjang oleh kenyataan bahwa kebutuhan terhadap samping itu krisis moneter dan ekonomi yang berkepanjangan di negeri ini merupakan motivasi agar kebutuhan felspar di Indonesia tidak tergantung kepada felspar impor yang harganya semakin mahal.  Penelitian yang berkesinambungan hingga mencapai sasaran berdirinya industri pengolahan felspar skala pabrik komersial akan sangat bermanfaat dalam menghasilkan felspar kualitas impor atau yang setara dengan standar industri pemakai.

 

 

 

 

 

 

Andesit termasuk jenis batuan beku kategori menengah sebagai hasil bentukan lelehan magma diorit. Nama andesit sendiri diambil berdasarkan tempat ditemukan, yaitu di daerah Pegunungan Andes, Amerika Selatan. Peranan bahan galian ini penting sekali di sektor konstruksi, terutama dalam pembangunan infrastruktur, seperti jalan raya, gedung, jembatan, saluran air/irigasi dan lainnya. Dalam pemanfaatannya dapat berbentuk batu belah, split dan abu batu. Sebagai negara yang sedang membangun, Indonesia membutuhkan bahan galian ini yang terus setiap tahun.

Mula Jadi

Jenis magma diorit merupakan salah satu magma terpenting dalam golongan kapur alkali sebagai sumber terbentuknya andesit. Lelehan magma tersebut merupakan kumpulan mineral silikat yang kemudian menghablur akibat pendinginan magma pada temparatur antara 1500 – 2500 C membentuk andesit berkomposisi mineral felspar plagioklas jenis kalium felspar natrium plagioklas, kuarsa, felspatoid serta mineral tambahan berupa hornblenda, biotit dan piroksen.

Andesit bertekstur afanitik mikro kristalin dan berwarna gelap.

 

Mineralogi

Mineral yang ada dalam andesit ini berupa kalium felspar dengan jumlah kurang 10% dari kandungan felspar total, natrium plagioklas, kuarsa kurang dari 10%, felspatoid kurang dari 10%, hornblenda, biotit dan piroksen. Penamaan andesit berdasarkan kepada kandungan mineral tambahannya yaitu andesit hornblenda, andesit biotit dan andesit piroksen.

 

Sifat Kimia dan Fisika

Komposisi kimia dalam batuan andesit terdiri dari unsur-unsur, silikat, alumunium, besi, kalsium, magnesium, natrium, kalium, titanium, mangan, fosfor dan air.  Prosentasi kandungan unsur-unsur tersebut sangat berbeda di beberapa tempat. Sebagai contoh, dalam Tabel 1., diperlihatkan komposisi kimia yang terdapat di Desa Kalirejo, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Andesit berwarna abu-abu kehitaman, sedangkan warna dalam keadaan lapuk berwarna abu-abu kecoklatan. Berbutir halus sampai kasar, andesit mempunyai kuat tekan berkisar antara 600 – 2400 kg/cm2 dan berat jenis antara  2,3 – 2,7, bertekstur porfiritik, keras dan kompak.

Tabel 1. Komposisi kimia Andesit

Senyawa Komposisi (%)
SiO2 47,55
Al2O3 18,37
Fe2O3 8,19
CaO 7,11
MgO 2,25
Na2O 1,70
K2O 2,16
TiO2 0,59
MnO 0,22
P2O5 0,30
H2O 0,52

2.3.      Potensi dan Cadangan

Potensi andesit di Indonesia sangat besar dan tersebar di setiap propinsi. Hasil inventarisasi dan eksplorasi oleh Direktorat Sumberdaya Mineral pada awal 1997, cadangan andesit tercatat sekitar 2,1 juta ton (Tabel 2).

PERTAMBANGAN

Eksplorasi

Kegiatan eksplorasi andesit dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu :

  1. Penelitian geologi

Kegiatan ini dilakukan dengan maksud untuk mengetahui batas penyebaran secara lateral, termasuk mengumpulkan segala informasi geologi dan pemetaan topografi. Peta topografi pada tahap ini berskala 1 : 500;

  1. Penelitian geofisika

Penelitian yang umum dilakukan berupa pendugaan geolistrik, yaitu penelitian berdasarkan sifat tahanan jenis batuan.

Kegiatan ini diselaraskan dengan data geologi permukaan ataupun bawah permukaan. Hasil interpretasi disajikan dalam bentuk penampang geologi yang didasarkan kepada hasil pengolahan data pengukuran geolistrik dengan menghubungkan setiap titik duga satu dengan yang lainya. Keadaan geologi ini akan memperlihatkan penyebaran, baik secara vertikal maupun lateral pada suatu penampang. Pendugaan geolistrik secara umum akan menyajikan data lapisan tanah pucuk dan lapisan andesit;

c.  Pemboran

Kegiatan ini dilakukan untuk pengecekan secara rinci data endapan bagi keperluan perhitungan cadangan;

  1. Pengambilan contoh

Kegiatan ini dimaksudkan untuk keperluan analisis laboratorium dan mekanika batuan;

 

  1. Perhitungan cadangan

Perhitungan cadangan yang terdapat di daerah penyelidikan dilakukan dengan cara metoda penampang (cross section method) yang sangat cocok untuk  batuan yang penyebarannya homogen serta ketebalannya relatif merata.

Volume cadangan dihitung per luas penampang yang dimensinya adalah di antara dua luas daerah penampang dan ketebalan pada titik-titik eksplorasi di sekelilingnya.

Dengan menjumlahkan volume seluruh penampang yang ada di daerah penyelidikan tersebut, maka jumlah cadangan dapat diketahui.

Penambangan

Metode penambangan yang biasa diterapkan terhadap andesit adalah tambang terbuka (quarry). Bentuk topografi bahan galian umumnya berbentuk bukit, dan penambangan dimulai dari puncak bukit (top hill type) ke arah bawah (top down) secara bertahap membentuk jenjang (bench). Secara garis besar tahapan kegiatan penambangan dapat diuaraikan sebagai berikut :

  1. Persiapan (development)

Meliputi pembangunan sarana dan prasarana tambang antara lain jalan, perkantoran, tempat penumpukan (stockpile), mobil-isasi peralatan, sarana air, work-shop, listrik (genset), serta poliklinik;

  1. Pembersihan permukaan (land clearing)

Perbersihan permukaan lahan yang ditumbuhi pepohonan dan semak belukar dengan alat konvensional atau buldoser;

  1. Pengupasan lapisan penutup (stripping overburden)

Mengupas tanah penutup dilakukan dengan buldoser atau back hoe. Tanah penutup didorong dan dibuang ke arah lembah (disposal area) yang terdekat, namun bila tumpukan hasil pengupasan ini jauh dari disposal area pembuangan-nya dapat dibantu dengan dump truck.

  1. Pembongkaran  (lossening).

Pekerjaan ini dimaksudkan untuk membongkar andesit dari batuan induknya sehingga dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan. Untuk melaksanakan pekerjaan ini dilakukan dengan cara pemboran dan peledakan. Dalam kegiatan pemboran perlu ditentukan geometri lubang tembak yang meliputi berden, kedalaman, pemampat, subdrilling dan spasi. Peralatan yang digunakan untuk kegiatan pemboran adalah crawler rock drill (CRD) dan kompresor.

Sedangkan untuk kegiatan peledakan digunakan bahan peledak ANFO/ damotin. Dalam kegiatan peledakan ini, untuk mendapatkan ukuran produk yang diinginkan ditentukan melalui perubahan spasi lubang ledak; makin rapat ukuran semakin kecil ukuran produknya.

 

  1. Pemuatan (loading).

Pekerjaan ini dilakukan dengan menggunakan alat muat mekanis untuk memuat hasil kegiatan pembongkaran ke dalam alat angkut yaitu truk;

  1. Pengangkutan (transporting)

Bongkahan andesit diangkut ke lokasi unit peremukan menggunakan dump truck.

Peremukan

Pengolahan andesit adalah mereduksi ukuran yang sesuai dengan berbagai kebutuhan. Untuk kegiatan ini dilaksanakan melalui unit peremukan   (crushing plant). Tahapan pengolahan meliputi :

1     Peremukan dengan primary crusher seperti jaw crusher, cone crusher atau gyratory crusher yang dilanjutkan dengan Secondary crusher;

2     Pengangkutan menggunakan ban berjalan;

3     Pemisahan menggunakan pengayak (screen);

4     Penghalus ukuran dengan rotopactor.

 

Dari proses peremukan akan menghasilkan beberapa macam ukuran antara lain :

  • jenis sirtu
  • ukuran – 50 + 30 mm
  • ukuran – 30 + 20 mm
  • ukuran – 20 + 10 mm
  • ukuran – 10 + 4 mm
  • ukuran – 4 m (abu-abu).

Jenis peralatan pada unit peremukan terdiri dari :

  • Pengumpan grizzly getar, suatu alat yang berfungsi sebagai pengatur banyaknya umpan masuk ke dalam peremuk berahang (jaw crusher) dan ayakan pemisah dengan sirtu;
  • Pengumpan getar, suatu alat yang berfungsi sebagai pengatur banyaknya umpan masuk ke dalam peremuk rahang II (secondary crusher);
  • Peremuk, digunakan untuk memperkecil ukuran yang sesuai dengan permintaan. Alat yang digunakan adalah :
    • Peremuk tingkat 1, yaitu peremuk berahang (jaw crusher) jenis single toggle;
    • Peremuk tingkat II yaitu peremuk berahang II, memakai tipe 80 dan 71, dengan ukuran masing-masing 36 x 10 dan 36 x 4.

Bagan alir proses peremukan terlihat pada Gambar 3. Untuk kepentingan lain seperti pembuatan hias, lantai, nisan dan peralatan rumah tangga, perlu dilakukan tahap pengolahan, pemahat-an, penghalusan, dan pemolesan.

 

KEGUNAAN DAN SPESIFIKASI.

Kegunaan

Andesit banyak digunakan untuk sektor konstruksi, terutama infrastruktur seperti sarana jalan raya, jembatan, gedung-gedung, irigasi, bendungan dan perumahan, landasan terbang, pelabuhan dan lain-lain.

Untuk menguji kualitas batuan dapat dilakukan dengan uji kuat tarik, kuat tekan, kuat geser, densitas, berat jenis dan lain-lain. Hasil dari uji itu akan diperoleh sifat-sifat elastisitas dari batuan. Sifat ini berperan penting sehubungan dengan pemanfaatan batuan itu sendiri.

Uji kuat tarik pada prinsipnya adalah dengan memberi beban atau gaya pada sisi contoh andesit yang berbentuk silinder (penekanan diametral) sampai contoh batuan tersebut pecah (Gambar 4).

Perhitungan besaran kuat tarik diberikan dengan persamaan sebagai berikut :

Tt = 2.Fc/ D.L  ; atau    Tt  = Fc/ r.L

Keterangan :

Tt         = kuat tarik, (kg/cm2)

Fc        = gaya/bebas sampai contoh

batan pecah, (kg)

D         = garis tengah contoh, (cm)

L          = panjang contoh, (cm)

r           = jari-jari contoh, (cm)

Uji kuat tekan dilakukan untuk memperoleh nilai kuat tekan (Tc), batas elastis (Te), modulus elastisitas/Young modulus (E), dan Poissons ratio (V). Kuat tekan dihitung dengan rumus :

Tu = Pu/A

Keterangan :

Tu = kuat tekan uniaxial, (kg/cm2)

Pu = beban maksimum pada saat contoh  batuan pecah, (kg)

A    = luas permukaan contoh, (cm2)

Spesifikasi

Andesit banyak digunakan di sektor kontruksi. Pemanfaatan yang lain adalah untuk bahan baku pembuatan dimension stone, patung seni dan sebagainya.

  1. Kontruksi/bangunan

Dalam bentuk agregat, andesit banyak digunakan untuk pembangunan jembatan, pembuatan galangan kapal untuk dermaga,  pondasi  jalan   kereta api, bendungan/dam dan sebagainya.

Persyaratan yang harus dipenuhi untuk kebutuhan konstruksi dan bangunan menurut SII. 0378-80 (Tabel 4).

  1. Dimension stone

Pada pembuatan dimension stone andesit dipotong berdasarkan ukuran tertentu, dipahat, diampelas/diasah, kemudian dipoles agar dapat dimanfaatkan untuk keperluan : batu hias, tegel, dan peralatan rumah tangga.

PERKEMBANGAN DAN PROSPEK

Krisis ekonomi Indonesia sejak Juli 1997 menyebabkan lumpuhnya dunia usaha di dalam negeri termasuk pula pembangunan infrastruktur seperti  jalan raya, jembatan, irigasi, dan pengembang sektor perumahan/real estate, sebagai pemakai utama   andesit. Dengan membaiknya kurs rupiah terhadap dolar diharapkan akan membawa ke arah pemulihan perekonomian Indonesia sehingga dunia usaha akan bergairah kembali.

Cadangan andesit di Indonesia berjumlah milyaran ton, tersebar merata di seluruh daerah Indonesia. Dari kenyataan itu, untuk masa mendatang diperkirakan pengusahaan andesit di Indonesia akan mengalami peningkatan sejalan dengan kembali dimulainya pembangunan perumahan baik RSS, RS maupun real estat, juga pembangunan sektor konstruksi lainnya seperti jalan, jembatan dsb. Identifikasi faktor yang mempengaruhi pasar, baik itu sektor pendukung maupun penghambat pengembangan usaha pertambangan andesit adalah :

  • cadangan; potensi andesit di Indonesia jelas memungkinkan dengan jumlah cadangan yang besar dan lokasinya tersebar hampir di seluruh wilayah Indonesia;
  • tenaga kerja; cukup melimpah, biaya operasi tenaga kerja murah adalah faktor yang menguntungkan baik bagi perusahaan maupun pemerintah;
  • konsumen; perkembangan sektor kontruksi (jalan dan perumahan) dan sektor industri yang mulai membaik merupakan indikator akan meningkatnya tingkat kebutuhan andesit di sektor ini. Oleh karena itu pengembangan pertambangan andesit dengan berorientasi kepada pemenuhan kebutuhan sektor ini cukup memberikan harapan.

Perkembangan konsumsi andesit di sektor industri dalam kurun waktu 1987 -1997 menunjukkan kecenderungan yang meningkat dengan laju perubahan tahunan sebesar 0,44%. Jenis industri barang-barang dari semen, genteng, dan barang bukan logam lainnya merupakan pemakai utama komoditas ini (Tabel 4).

 

andesit di sektor industri

Tahun Andesit (ton)
1987 2.174.000
1988 2.679.000
1989 2.797.000
1990 2.290.000
1991 3.048.000
1992 3.183.000
1993 3.323.000
1994 3.469.000
1995 3.622.000
1996 3.782.000
1997 3.940.000

Sumber : Biro Pusat Statistik, diolah kembali

 

Di sektor konstruksi, konsumsi andesit sebagai indikatornya adalah pemakaian di sub sektor perumahan.

Pembangunan perumahan di Indonesia dilakukan melalui dua cara yaitu dibangun oleh perorangan dan melalui pihak lain/investor seperti Perumnas, KPR-BTN, dan Real Estate Indonesia (REI).

Pembangunan perumahan di Indonesia dilakukan melalui dua cara yaitu dibangun oleh perorangan dan investor seperti Perumnas, KPR-BTN, dan Real Estate Indonesia (REI).

Menurut data dari BPS, dalam kurun waktu tahun 1987 – 1996 melalui Perumnas telah dibangun sebanyak 328.425 unit yang terdiri dari 127.023 unit Perumahan Sederhana, 190.442 unit Perumahan Inti, dan 10.960 unit Rumah Susun (Rusun). Dalam kurun waktu yang sama telah dibangun sebanyak 163.247 unit melalui KPR-BTN yang terdiri dari 143.940 unit melalui developer swasta dan 19.307 unit melalui developer Perumnas. Adapun melalui REI dalam kurun waktu tersebut jumlah terbesar yang dicapai adalah sebanyak 268.432 unit.

Khusus untuk KPR-BTN, Rumah Sederhana (RS) dan Rumah Sangat Sederhana (RSS), pada 2000 BTN mentargetkan sekitar 100.000 unit rumah. Hal ini diperkuat pula oleh perkiraan pemerintah bahwa pada tahun 2000 menyediakan dana sebesar Rp. 1,2 triliun untuk program pembangunan perumahan bagi masyarakat golongan penghasilan rendah.

Perekonomian Indonesia yang cenderung membaik diperkirakan kebutuhan akan perumahan terutama tipe yang dibangun melalui KPR-BTN akan semakin meningkat di masa mendatang, dan ini berarti kebutuhan akan andesit juga akan meningkat. Demikian juga halnya dalam pembangun gedung-gedung pusat pertokoan, pusat perkantoran swasta ataupun pemerintahan, pembangunan dan pemeliharaan jalan, jembatan serta sarana irigasi yang setiap tahun diperkirakan akan terus meningkat merupakan peluang bagi pertambangan andesit.

Dari sisi teknologi, secara umum penambangan andesit dapat dilakukan secara sederhana atau mekanis/ peledakan. Jumlah investasi yang dibutuhkan relatif kecil sehingga turut mendorong pengembangan usaha pertambangan andesit.

Beberapa kendala yang dihadapi dalam pembangunan pertambangan andesit adalah jumlah pengusahaan andesit non-formal. Selain itu, adanya beberapa kontraktor konstruksi yang juga merupakan pemasok andesit yang keberadaannya tersamar dan sulit diketahui, akan menutup peluang pihak lain yang akan berusaha menjadi pemasok andesit.

Masalah lingkungan dan tata guna lahan juga merupakan faktor yang perlu dipertimbangkan. Perusakan lingkungan yang disebabkan oleh kegiatan penambangan akan terjadi. Penggunaan lahan berpotensi andesit untuk kegiatan sektor lain akan berakibat areal yang boleh ditambang menjadi terbatas.

 

Pesatnya kegiatan pembangunan menyebabkan peningkatan pendayagu-naan sumber daya alam termasuk andesit. Kebutuhan bahan galian tersebut bagi pembangunan menjadi sangat besar, di sektor konstruksi maupun di sektor  industri.

Potensi andesit yang demikian besar patut disyukuri dengan mulai membaiknya perekonomian di dalam negeri dan diharapkan di waktu  mendatang dapat menarik minat para pengusaha tambang untuk mengembangkan usaha   andesit, yang berarti pula memperluas lapangan kerja dalam rangka pemberdayaan perekonomian masyarakat.